• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Tapal Kuda

Alumni Pesantren Miftahul Ulum Lumajang Diajak Perkuat Aswaja

Alumni Pesantren Miftahul Ulum Lumajang Diajak Perkuat Aswaja
H Maksum Madyari, Ketua Yayasan Miftahul Ulum saat mengisi sambutan di pembukaan Silatnas III Iksaba. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)
H Maksum Madyari, Ketua Yayasan Miftahul Ulum saat mengisi sambutan di pembukaan Silatnas III Iksaba. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)

Lumajang, NU Online Jatim

Silaturrahmi Nasional (Silatnas) III Ikatatan Keluarga Santri dan Alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih (Iksaba) Kidul Kecamatan Jatiroto Lumajang yang ke-III digelar pada Jumat (21/01/2022). Acara yang dipusatkan di Pesantren Miftahul Ulum ini dikemas dengan seminar yang mengusung tema "Menguatkan Islam Ahlussunah Wal Jama'ah di Bumi Nusantara".

 

H Maksum Madyari Ketua Yayasan Miftahul Ulum mengatakan, model silaturrahim santri harus berbeda dengan selain santri. Tidak hanya dengan temu kangen tapi harus diwarnai dengan sesuatu yang berbau ilmiah seperti seminar.

 

"Dua tahun kita tidak mengadakan Silatnas karena pandemi. Alhamdulillah hari ini bisa  dilaksanakan. Sesuai dengan arahan pengasuh, silaturrahim harus terasa ukhuwah dan ilmiahnya," ungkap H Maksum.

 

Ia melanjutkan, Silatnas ini nantinya juga dibarengkan dengan pemilihan Ketua Umum Iksaba sekaligus membahas program kerja lima tahun kedepan.

 

"Maka dimohon bagi teman-teman alumni untuk bersabar hingga rangkaian acara ini selesai, nanti malam akan ada seminar sesi kedua juga," imbuhnya.

 

Tema mengenai penguatan Aswaja menurut H Maksum sangatlah penting. Sebab dengan berkembangnya teknologi, ideologi-ideologi di luar Aswaja terus menggerogoti generasi muda saat ini melalui media sosial, bahkan tak jarang santri dan alumni juga ikut-ikutan.

 

"Jadi Iksaba harus paham ini," pungkasnya.

  

Seminar pada Silatnas kali ini menghadirkan dua tokoh ahli, yaitu Hanif Saha Ghofur ahli kajian Islam Timur Tengah dan KH Ma'ruf Khozin Direktur Aswja Center PWNU Jatim.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru