• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Malang Raya

Pasar Murah Minyak Goreng di PCNU Kota Malang Diserbu Warga

Pasar Murah Minyak Goreng di PCNU Kota Malang Diserbu Warga
Khofifah Indar Parawansa ditemani PC Muslimat NU Kota Malang dan Walikota membersamai dalam pasar murah minyak goreng. (21/01/2022). (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)
Khofifah Indar Parawansa ditemani PC Muslimat NU Kota Malang dan Walikota membersamai dalam pasar murah minyak goreng. (21/01/2022). (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)

Malang, NU Online Jatim

Antrean terlihat di depan sebelah timur kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang. Ratusan ibu-ibu sabar mengantre dibantu beberapa anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Mereka menunggu giliran 'Operasi Pasar Murah Minyak Goreng' oleh Gubernur Jawa Timur kerja sama dengan PC Muslimat NU Kota Malang.

 

Ketua PCNU Kota Malang, KH Israqunnajah menjelaskan, beberapa waktu yang lalu pihaknya mendapat informasi bahwa akan kedatangan orang nomor satu di jajaran Pemprov Jawa Timur untuk menggelar operasi pasar. Masyarakat sangat antusias hingga kurang lebih 150 box (karton) ludes dalam hitungan satu jam. 

 

"Walaupun mohon maaf, dari segi nominal tidak berbeda jauh perbandingan dengan di pasar. Jadi ini menunjukkan masyarakat membutuhkan bantuan ini," kata Gus Israqunnajah, Jumat (21/01/2022).

 

Gus Is, sapaan akrabnya menambahkan, satu orang yang sudah mendapatkan kupon hanya dibatasi dengan dua liter pembelian. Ditambah ada beberapa paket dari Gubernur Jawa Timur yang berisi sembako lengkap.

 

Senada, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kota Malang, Nyai Hj Mutammimah Hasyim menjelaskan, operasi pasar murah minyak diselenggarakan oleh gubernur dengan instansi terkait. Muslimat hanya kerja sama memfasilitasi tempat dan lain sebagainya.

 

"Semuanya dari ibu gubernur, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur," jelas Hj Mutammimah Hasyim.

 

Pihaknya bersyukur atas perhatian Khofifah yang peduli dengan masyarakat terutama masyarakat bawah. Dengan adanya harga minyak yang terkendali ikut membantu bagi pedagang kaki lima maupun ibu rumah tangga. Karena minyak goreng tidak lepas dari masakan di rumah.

 

"Mudah mudahan ini sepertinya ibu-ibu sangat antusias dan senang dengan penuh semangat dengan progam ini," pungkasnya.

 

Khofifah menuturkan, program ini adalah upaya untuk menekan harga minyak goreng melalui subsidi di beberapa titik. Target yang diinginkan Pemprov Jatim satu harga dengan kisaran Rp14 ribu satu liter.

 

Kendati demikian, pihaknya berharap masyarakat bersabar dan tidak terlalu panik. Awal program tersebut baru dimulai 19 Januari 2022, sedangkan di pasar tradisional masih menyesuaikan hingga satu pekan.

 

"Kita memang melakukan (pasar murah) di beberapa titik. Seperti ini dilaksanakan di kantor NU ini sembari kita mensubsidi lagi," kata Khofifah dalam konferensi pers di halaman PCNU Kota Malang.

  

Sebagai informasi, berdasarkan siaran pers Kementerian Perdagangan pada Selasa (18/01/2022), pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah menyiapkan dana Rp7,6 triliun untuk membiayai penyediaan minyak goreng kemasan bagi masyarakat.


Editor:

Malang Raya Terbaru