• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 31 Januari 2023

Tapal Kuda

Ikhtiar Pulihkan Ekonomi, PCNU Kota Pasuruan Gelar Pasar Rakyat

Ikhtiar Pulihkan Ekonomi, PCNU Kota Pasuruan Gelar Pasar Rakyat
Pasar Rakyat Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/ Diana Putri)
Pasar Rakyat Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/ Diana Putri)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan menggelar Pasar Rakyat pada Sabtu hingga Ahad (30-31/10/2022) mendatang. Kegiatan ini sebagai upaya mengangkat perekonomian para pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).


Waladi Imaduddin Kadmi selaku Ketua Panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2022, UMKM dipilih karena mayoritas masyarakat Indonesia adalah seorang pedagang UMKM. Sehingga berkembang atau tidaknya UMKM milik masyarakat punya pengaruh besar pada maju dan mundurnya perekonomian Indonesia.


“UMKM jantung perekonomian Indonesia, karena hampir 70 persen masyarakat Indonesia adalah pelaku UMKM. Ekonomi kerakyatan itu yang berbasis UMKM. Kemarin ada Covid-19 membuat UMKM sangat terdampak,” kata Waladi.


Kegiatan yang merupakan salah satu rangkaian giat Hari Santri Nusantara (HSN) 2022 itu disambut antusias masyarakat. Hal tersebut dilihat dari tingginya pengunjung tenda UMKM setiap harinya, baik pengunjung stand makanan, pakaian, maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.


“HSN tahun ini bertepatan dengan momen satu abad NU, jadi harus benar-benar kita khidmatkan. Santri ingin hadir untuk memulihkan dan membangkitkan ekonomi melalui kegiatan ini,” tambahnya.


Waladi mengatakan, pendapatan bersih dari hasil penjualan menjadi milik pedagang UMKM seluruhnya dan panitia tidak mengambil untung sepeser pun. Bahkan, dirinya menyebut bahwa perkiraan omset masing-masing pedagang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Berkali-kali lipat lebih banyak daripada penjualan di hari biasanya.


“Cilok dan cireng itu saya tanya per hari bisa dapat sekitar dua juta tujuh ratus, itu pendapatan bersihnya. Malah per hari sekarang bisa melampaui pendapatan bulanan yang jualannya di hari-hari biasa,” ujarnya.


Ketua Dewan Instruktur Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur itu berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali di tahun selanjutnya.


Sebab, selain menguntungkan dari sektor ekonomi, ia juga menilai bahwa pasar rakyat merupakan salah satu konsolidasi yang baik serta positif antar umat.   

 

Untuk diketahui, saat hari aktif, pasar dibuka mulai pukul 4 sore hingga 9 malam. Sedangkan hari Sabtu dan Ahad dibuka lebih awal yaitu pukul 8 pagi.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru