• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Tapal Kuda

LPNU Pasuruan Ubah Toko Bangunan Tradisional Jadi Minimarket

LPNU Pasuruan Ubah Toko Bangunan Tradisional Jadi Minimarket
Kondisi toko Bunyanu. (Foto: NOJ/Makhfud)
Kondisi toko Bunyanu. (Foto: NOJ/Makhfud)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan sedang mengembangkan toko bangunan milik koperasi bahan bangunan bunyanu menjadi minimarket bangunan.

 

Ketua LPNU Kabupaten Pasuruan, Ilham Wahyudi menjelaskan tentang arti dan asal dari nama Koperasi Bunyanu itu.

 

"Bunyan artinya bangunan. Karena usaha ini milik NU, maka jadi Bunyanu," jelasnya kepada NU Online Jatim, Kamis (27/05/2021).

 

Ia lalu menceritakan tentang kondisi kebanyakan toko bangunan saat ini masih berbentuk toko tradisional. Yakni tanpa desian baku, tidak komputerisasi, tidak menjaga kebersihan, harga tidak pasti, dan lain-lain. Oleh karenanya, konsep minimarket bangunan menjadi solusinya.

 

"Melalui konsep minimarket, ada kepastian harga, bisa dengan mudah mengontrol terhadap perputaran stok dan meminimalisir kecurangan sales dan karyawan," imbuh pria yang juga menjadi Ketua Koperasi Bahan Bangunan Bunyanu itu.

 

Ustadz Ilham mengungkapkan bahwa sekarang memang masih memiliki satu minimarket bangunan, yakni bertempat di Jl Raya Bromo No 05 Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan. Ia menegaskan bahwa ke depan targetnya ada Minimarket Bangunan tersebut yang didirikan di setiap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di wilayah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan.

 

"Ke depan, setiap kecamatan atau MWC ada satu Toko Bunyanu di Kabupaten Pasuruan," tutur Alumni Pondok Pesantren Sidogiri tersebut.

 

Minimarket tersebut juga memberikan diskon kepada warga NU. Diskon tersebut bersifat tentatif antara 5-10 persen. Serta setiap menjelang hari raya ada tambahan bonus lagi atau istilah umunya persenanan.

 

"Untuk anggota atau warga NU ada harga khusus," pungkas Doktor lulusan UIN Surabaya tersebut.

 

Berdirinya Toko Bunyanu ini juga merespons program yang dicanangkan oleh LPNU Jawa Timur yaitu Nuconomic Sinergi Umat untuk kebangkitan perekonomian nahdliyin.


Tapal Kuda Terbaru