• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 28 Juni 2022

Tapal Kuda

Ma’arif NU Pasuruan Siapkan Guru Aswaja Hadapi Tantangan Abad 21

Ma’arif NU Pasuruan Siapkan Guru Aswaja Hadapi Tantangan Abad 21
Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Aswaja dan Ke-Nu-an oleh PC LP Ma'arif NU Kabupatern Pasuruan.(Foto: NOJ/Rahma Salsabila)
Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Aswaja dan Ke-Nu-an oleh PC LP Ma'arif NU Kabupatern Pasuruan.(Foto: NOJ/Rahma Salsabila)

Pasuruan, NU Online Jatim
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Ahlussunnah Wal Jama'ah dan ke-Nu-an, Ahad (28/11/2021). Kegiatan dipusatkan di Rumah Inovasi PC LP Ma'arif NU Kecamatan Pohjentrek.

 

Ketua PC LP Ma'arif NU, Akhmad Farid menjelaskan bahwa kegiatan dilatar belakangi oleh kurangnya perhatian pada mata pelajaran Aswaja dan ke-NU-an. Sehingga kualitas pengajaran yang diberikan kepada peserta didik dirasa kurang maksimal.

 

"Syarat utama madrasah Ma’arif NU adalah mengajarkan dua mata pelajaran tersebut. Maka dari itu, melalui pelatihan ini kami memberi bekal kepada para guru untuk meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik sesuai tantangan abad 21," katanya.

 

Pria yang akrab disapa Pak Farid tersebut juga menjelaskan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran Aswaja maupun ke-NU-an.  “Karena dengan kualitas pembelajaran yang baik, berarti telah menyiapkan generasi Aswaja An-Nahdliyah di masa mendatang,” terangnya.

 

Dirinya meminta guru Ma’arif NU mampu menyiapkan diri bersama peserta didik atas dua momentum besar. Yaitu menjelang satu abad NU tahun 2026 dan bonus demografi Indonesia.

 

“Kami berharap agar guru mampu menyesuaikan diri dengan era disrupsi akibat perkembangan teknologi secara eksponensial,” tegas dia.  

 

Sedangkan Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron menyampaikan 7 tugas pokok guru. Yakni mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi.

 

“Utamanya guru Aswaja NU harus memiliki pemahaman agama yang tidak ekstrem,” katanya.

 

Dirinya turut berharap kepengurusan Ma’arif NU lebih baik, khususnya dalam mengawal kualitas pendidikan Aswaja dan NU kepada anak didik.


Materi pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Ahlussunnah Wal Jama’ah dan ke-Nu-an disampaikan Pengurus Wilayah (PW) LP Ma’arif NU Jawa Timur, yakni Hizbulloh Huda dan Ahmad Syauqil Adib. Sedangkan kegiatan diikuti 50 peserta yang merupakan guru Aswaja di tingkat Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Pasuruan.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru