• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Mei 2022

Tapal Kuda

Pengurus ISNU Pasuruan Jadi Sekum Asosiasi Prodi Perbankan Syariah Indonesia

Pengurus ISNU Pasuruan Jadi Sekum Asosiasi Prodi Perbankan Syariah Indonesia
Saiful Bakhri (kiri) saat menghadiri pertemuan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Afebis) di Morchure Hotel Padang beberapa waktu lalu. (Foto: NOJ/ Faisol)
Saiful Bakhri (kiri) saat menghadiri pertemuan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Afebis) di Morchure Hotel Padang beberapa waktu lalu. (Foto: NOJ/ Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Saiful Bakhri, Kordinator Bidang Perekonomian Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlotul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan terpilih menjadi Sekertaris Umum (Sekum) Asosiasi Prodi Perbankan Syariah se Indonesia.

 

Ia terpilih dalam forum yang dilaksanakan oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Afebis) di Morchure Hotel Padang pada Senin (29/11/2021) hingga Rabu (01/12/2021).

 

Saiful Bakhri mengatakan, acara ini diikuti perguruan tinggi se Indonesia. Karena banyaknya peserta, sehingga dibagi menjadi tiga kelompok perguruan tinggi dari Sabang sampai Merauke.

 

“Wilayah satu meliputii Pulau Sumatera Raya, wilayah dua membawahi Jawa, Bali dan Madura. Sedangkan wilayah tiga meliputi Papua, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB),” ujarnya.

 

Lebih lanjut Kaprodi Perbankan Syariah STAIS Pasuruan tersebut mengatakan, pembagian ini dilakukan agar bisa saling berkolaborasi antara perguruan tinggi satu dengan yang lainnya.

 

"Karena sekarang sudah zaman digital saatnya bersanding, bukan bersaing. Meskipun kita bersaing harus tetap bersanding," ujarnya kepada NU Online Jatim, Kamis (02/12/2021).

 

Konsep yang diutarakan oleh Saiful Bakhri disetujui dalam forum tersebut dan diapresiasi. "Alhamdulillah konsep yang saya sampaikan dapat diterima di dalam forum tersebut," lanjutnya.

 

 

Ia juga memiliki misi agar Indonesia bisa menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah di dunia Internasional. Hal ini dikarenakan mayoritas masyarakat Indonesia adalah Muslim.

 

"Tahun depan kami usahakan Indonesia menjadi pusat rujukan pengembangan ekonomi syariah, khususnya di bidang perbankan syariah," harapannya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru