• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Tapal Kuda

PKPT ITSNU STAIS Pasuruan Respons Digitalisasi tanpa Hilangkan Tradisi

PKPT ITSNU STAIS Pasuruan Respons Digitalisasi tanpa Hilangkan Tradisi
Rapta dan Konferkom PKPT ITSNU-STAIS Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)
Rapta dan Konferkom PKPT ITSNU-STAIS Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ITSNU STAIS Pasuruan mengelar Rapat Anggota (Rapta) dan Konfrensi Komisariat (Konferkom) IV yang di gelar di aula PCNU Kabupaten Pasuruan Saptu-Ahad (30-31/07/2022). Kepengurusan diharapkan bisa merubah kebiasaan nahdiyin di dunia digital tanpa menghilangkan tradisi.

 

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Pasuruan dan pemenang lomba Cerdas Cermat Aswaja Kabupaten Pasuruan yang digelar beberapa hari yang lalu.

 

M Sakdullah, Alumni PKPT IPNU ITSNU STAIS Pasuruan mengatakan, pada zaman digital, kebiasaan nahdliyin banyak yang berubah. Oleh karena itu tantangan PKPT adalah merawat tradisi meskipun di era digital.

 

"Bagi mahasiswa yang berkhidmah di IPNU IPPNU tantangannya adalah merawat tradisi yang diajarkan oleh muasis jam'iyah NU di zaman digital seperti saat ini," katanya.

 

Wakil Presiden Mahasiswa BEM ITSNU STAIS Pasuruan tersebut mengungkapkan, tugas utama mahasiswa yang berkhidmah di IPNU IPPNU yakni belajar sebagai mana jargonnya yakni belajar, berjuang dan bertawa.

 

"Mahasiswa adalah agent of change. Oleh karena itu tugasnya adalah merubah pola pikir sehingga perlu banyak belajar dan perjuangan," ungkapnya.

 

Sementara M Lutfi selaku dosen ITSNU STAIS Pasuruan menjelaskan bahwa kader PKPT harus mempunyai karakter yang baik karena banyak mahasiswa yang aktif di organisasi tidak mencerminkan karakter yang baik.

 

"Karakter yang harus dimiliki oleh kader-kader IPNU IPPNU adalah tidak mudah mengeluh dan baperan terhadap situasi yang dihadapi," jelasnya.

 

Oleh karena itu, jika kader PKPT IPNU IPPNU memiliki karakter yang baik maka institusi pendidikan ini akan tampak. Karena PKPT adalah garda terdepan dalam mengawal institusi pendidikan ini. 

 

"Kehadiran IPNU IPPNU di perguruan tinggi akan membantu kalian dalam mengembangkan diri khususnya kemampuan ngerumat jam'iyah NU yang nantinya akan berguna di daerahnya masing-masing," jelasnya.

 

Dirinya berharap bagi pengurus PKPT yang demisioner untuk tetap mengabdi kepada NU.

 

"Teruslah menebar manfaat kepada masyarakat di manapun kalian berada jangan berhenti di PKPT namun lanjutkan hingga ke pimpinan pusat," tutupnya.


Tapal Kuda Terbaru