• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Kediri Raya

Edukasi Fatayat NU di Blitar Lindungi Anak dan Perempuan dari Kekerasan

Edukasi Fatayat NU di Blitar Lindungi Anak dan Perempuan dari Kekerasan
Seminar ‘Perlindungan Anak dan Perempuan dari Kekerasan dan Hukum’ oleh PAC Fatayat NU Gandusari, Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)
Seminar ‘Perlindungan Anak dan Perempuan dari Kekerasan dan Hukum’ oleh PAC Fatayat NU Gandusari, Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)

Blitar, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Gandusari, Kabupaten Blitar menggelar Seminar ‘Perlindungan Anak dan Perempuan dari Kekerasan dan Hukum’. Kegiatan ini dipusatkan di aula Kantor NU Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Sabtu (05/02/2022).

 

Ketua PAC Fatayat NU Gandusari, Yetti Faula menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu program pengurus bidang hukum, politik dan advokasi PAC Fatayat NU Gandusari. Tujuannya, untuk membekali kader Fatayat NU terkait tindakan yang dapat dilakukan ketika mengalami atau menjumpai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

 

“Hal ini sebagai bentuk penghormatan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi kaum perempuan, termasuk wujud keadilan, kesetaraan, dan perlindungan terhadap perempuan untuk mencegah adanya kasus KDRT,” jelasnya.

 

Menurutnya, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan advokasi dan edukasi guna mencegah pernikahan dini di masyarakat. Hal demikian dilakukan agar mampu memelihara keutuhan rumah tangga serta membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera.

 

“Jadi, menikah itu tidak hanya karena senang saja, tetapi juga diupayakan untuk membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera,” terangnya.

 

Dirinya berharap, kegiatan tersebut dapat melahirkan kader yang mampu mendampingi dan mengadvokasi masyarakat terkait pencegahan atas KDRT dan pernikahan dini. “Minimal satu ranting ada satu kader yang konsen di bidang itu,” ungkap Yetti.

 

Ia mengatakan, sebagai bagian dari masyarakat dan organisasi berbasis perempuan muda, Fatayat NU harus berani bersuara mencegah terjadinya KDRT dan memberikan edukasi terkait pernikahan dini di masyarakat.

 

“Kami berharap, ke depan Fatayat NU dapat berperan aktif sebagai pelopor dalam memberikan pendampingan kepada kaum perempuan untuk berani bersuara, baik terhadap kasus kekerasan maupun dalam edukasi pencegahan pernikahan dini,” pungkasnya.

  

Untuk diketahui, kegiatan seminar ini diikuti oleh perwakilan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Sedang pemateri ialah Ratna Juwita dan Binti Shofiyah, dari Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Blitar di bidang advokasi.


Kediri Raya Terbaru