• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 30 Januari 2023

Kediri Raya

STITMA Blitar Perkuat Kerja Sama Internasional

STITMA Blitar Perkuat Kerja Sama Internasional
Suasana penandatanganan MoU antara STITMA Blitar dengan YASMA Kamboja. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)
Suasana penandatanganan MoU antara STITMA Blitar dengan YASMA Kamboja. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)

Blitar, NU Online Jatim

Presiden The Musa-Asiah Foundation (YASMA) Muhammad Zain Musa dari Kamboja berkunjung ke  Sekolah Tinggi Misbahudin Ahmad (STITMA) Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar, Rabu (16/11/2022).


Kunjungan ini dalam rangka penandatanganan kerja sama dengan STITMA dan lembaga-lembaga di bawah naungan Yayasan Mambaus Sholihin Blitar. Yaitu MI Unggulan, SMP Mambaus Sholihin dan SMA Mambaus Sholihin.


Ketua STITMA Blitar M Kholid Thohiri mengatakan, kerja sama ini dimaksudkan untuk memperkuat Tridharma perguruan tinggi dan mengembangkan STITMA menuju kampus berbasis pesantren dan entrepreneurship di level internasional.


"Dan ruang lingkup kerja sama yang disepakati antara lain pelaksanaan pendidikan melalui tukar pelajar atau mahasiswa, kuliah umum, seminar internasional, program Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA), riset dan magang," katanya.


Dirinya berharap, dengan adanya kerja sama ini ada banyak program dan kegiatan berskala internasional yang bisa dilakukan bersama serta saling menguntungkan. Seperti pertukaran pelajar atau mahasiswa untuk belajar tradisi budaya dan keagamaan komunitas muslim Kamboja.


"Sehingga mahasiswa memiliki cakrawala praktik pemahaman agama yang plural dan melahirkan sikap moderasi dalam beragama. Selain itu, sharing gagasan melalui forum ilmiah internasional berkaitan dengan tata kelola lembaga pendidikan Islam diharapkan akan berdampak kepada kualitas pelayanan pendidikan masing-masing lembaga" jelasnya.


Ketua STITMA juga berharap dampak kerja sama ini untuk memperkuat tradisi akademik melalui program riset kolaboratif antar dosen di kedua lembaga, terutama berkaitan dengan pengarusutamaan moderasi beragama di kawasan Asia Tenggara serta studi sosial dan budaya.


Riset kolaboratif yang akan dilaksanakan melalui kerja sama ini akan semakin memperkuat perwujudan visi STITMA Blitar dalam berkonstribusi mewujudkan kemajuan peradaban dunia yang damai.


Sementara itu,  Muhammad Zain Musa mengatakan, kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak dalam mengembangkan lembaga pendidikan.


"Selain itu, melalui kerja sama ini nantinya kami bisa belajar banyak tentang budaya dan bahasa Indonesia secara langsung," tandasnya.


Editor:

Kediri Raya Terbaru