• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 28 Mei 2022

Keislaman

Memahami Esensi Berkah

Memahami Esensi Berkah
Barokah dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan (Foto:NOJ/Dompetdhuafa.org)
Barokah dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan (Foto:NOJ/Dompetdhuafa.org)

Allah  telah membagi kehidupan di antara mereka di dunia ini, kenyataan adanya berkah atau barokah atas sesuatu di dunia ini adalah jelas sekali di dalam Al-Qur’an maupun hadits Nabi Muhammad SAW. Dalam Al-Qur’an yang menjelaskan kebenaran adanya berkah, tidak kurang dari 100 ayat terdapat di dalam Al-Qur’an, dan tidak sedikit pula jumlah hadits yang menerangkan tentang berkah.
 

Allah berfirman dalam surat Al-A’raf, ayat 96:
 

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى أَمَنُوا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَاْلأَرْضِ
 

Artinya: Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.
 

Allah juga membedakan pemberian kepada para mahkluk-Nya, seperti daya fikir, nalar, rizki dan lain sebagainya agar sebagian dari mereka dapat berguna untuk yang lain dalam melakukan pekerjaan mereka, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Zukhruf, ayat 32:
 

نَحْنُ قَسَمْنَا بَينَهُمْ مَعِيْشَتَهُمْ فِى الْحَيَاِة الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْزِيًّا
 

Artinya: Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat menggunakan sebagian yang lain.
 

Menurut ayat di atas, Allah memberi keistimewaan pada setiap individu/ manusia berupa bisa memberikan unsur berkah, karena diyakini mempunyai keutamaan dan kedekatan dengan Allah SWT. Meskipun demikian, tetap diyakini bahwa mereka tidak dapat menarik manfaat atau menolak madarat kecuali dengan izin Allah.
 

Sebenarnya sangat banyak dalil yang menyatakan adanya berkah, sebagaimana di atas telah dikemukakan bahwa ayat yang berkaitan dengan berkah sebenarnya banyak sekali terdapat dalam Al-Qur’an. Demikian juga tidak sedikit hadis Nabi yang menerangkan tentang adanya berkah. Kalau diteliti lebih dalam, maka hadits yang membincangkan berkah mencapai ratusan seperti: berkah yang terdapat dalam makanan, tempat, benda, ibadah, dan sebagainya.
 

Dalam Al-Qur’an maupun hadits bahwa berkah itu ada. Hal ini hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah dan Rasulullah. Berbeda dengan kalangan yang menganut mazhab empirisme (pembuktian secara indrawi), mereka tak akan mampu menemukan esensi dan hakikat berkah.
 

Tetapi anehnya mereka mempercayai penuh adanya vitamin dalam ilmu kedokteran. Mereka percaya bahwa vitamin A terletak dalam tumbuh-tumbuhan yang hijau, vitamin B terletak dalam hati dan susu, vitamin C terletak dalam buah jeruk, sirup, vitamin D terletak dalam minyak ikan dan seterusnya, masing-masing vitamin ini oleh mereka diketahui pula kegunaannya.
 

Artinya, kalangan empiris hanya dapat memberikan jawaban bahwa vitamin itu ada sebab bisa dilihat dari manfaat dan kegunaannya. Contoh lain, keberadaan sinyal ponsel dan udara yang tidak memiliki bentuk tapi keberadaannya bisa dirasakan dan memberikan manfaat bagi keberlangsungan hidup di dunia ini.


Keislaman Terbaru