• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 24 Mei 2024

Madura

1 ABAD NU

Begini Geliat Tasyakuran 1 Abad NU di Kawasan Kepulauan Sumenep

Begini Geliat Tasyakuran 1 Abad NU di Kawasan Kepulauan Sumenep
MWCNU Giligenting Sumenep menyelenggarakan peringatan 1 abad NU dengan istighotsah dan tumpengan. (Foto: NOJ/BBc)
MWCNU Giligenting Sumenep menyelenggarakan peringatan 1 abad NU dengan istighotsah dan tumpengan. (Foto: NOJ/BBc)

Sumenep, NU Online Jatim

Tidak seluruh warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin bisa hadir para puncak resepsi hari lahir jamiyah ini di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (07/02/2023). Namun demikian, nuansa kemeriahan peringatan 1 abad juga merata di berbagai kawasan, termasuk di kawasan kepulauan seperti Giligenting, Sumenep.  


Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Giligenting mengadakan tasyakuran puncak 1 abad NU yang dipusatkan di halaman kantor NU setempat, Jumat (03/02/2023). Pada kesempatan tersebut hadir perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Ustadz Moh Halili dan H Yusuf Efendi.


KH Yahya, Ketua MWCNU Giligenting dalam sambutannya menegaskan bahwa NU di abad keduanya nantinya harus lebih kuat, lebih banyak lagi dalam berkontribusi kepada Indonesia dan dunia. Oleh karena itu, dirinya berharap kepada semua yang hadir untuk tidak hanya numpang nama di NU.


“Mari keterlibatan kita di NU itu semakin diperjelas. Dan untuk semua badan otonom atau banom harus terus satu barisan, satu komando, jangan sampai berjalan sendiri-sendiri, karena hal itu yang akan melemahkan NU,” katanya.


Kegiatan dilaksanakan bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan seluruh banom yang ada. Tercatat Ansor, IPNU-IPPNU, Pergunu, IKA PMII, Pagar Nusa, Banser, Muslimat NU, Fatayat NU, dan Sako Ma’arif NU bergabung. Selain itu, hadir juga dari pihak Polsek dan Koramil Giligenting.


Ketua panitia, Rodi Hartono dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak sehingga acara bisa terlaksana dengan baik. Dirinya berharap di abad kedua nanti, NU di Giligenting tetap ada dan eksis.


“Mari dorong putra-putri untuk aktif di seluruh banom NU, lengkap semuanya ada. Melakukan perjuangan dan pengabdian di NU juga bukan karena menjadi ketua, tidak penting, semuanya sama,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Ketua PAC GP Ansor Giligenting tersebut.


Acara juga diisi istighotsah yang dipimpin Rais MWCNU Giligenting, KH Muh Zuhdi Salim. Sedangkan tausiah oleh Wakil Ketua PCNU Sumenep, H Yusuf Efendi dan diakhiri pemotongan tumpeng.

 

Penulis: Abdur Rahmad


Editor:

Madura Terbaru