• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Madura

Kunjungi Pameran Artefak Peninggalan Rasulullah dan Sahabat di Sumenep

Kunjungi Pameran Artefak Peninggalan Rasulullah dan Sahabat di Sumenep
KH Taifur Aliwafa Mustasyar PCNU Sumenep (kiri) menerima penyerahan artefak. (NOJ/Moh Khoirus Shadiqin)
KH Taifur Aliwafa Mustasyar PCNU Sumenep (kiri) menerima penyerahan artefak. (NOJ/Moh Khoirus Shadiqin)

Sumenep, NU Online Jatim
Majelis Shalawat Maula Inat menggelar pameran artefak peninggalan Rasulullah SAW dan sahabat. Acara tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad ke-5 Majelis Shalawat Maula Inat yang dipimpin oleh Habib Novel bin Yahya al-Qadri Pamekasan. Kegiatan digelar sejak 20-30 September 2022 dan dipusatkan di Gedung Yubi, Ambunten, Sumenep.


Pameran yang digelar selama 11 hari itu memperlihatkan 12 artefak peninggalan Rasulullah SAW dan sahabat Khalid bin Walid RA. Sebanyak 12 peninggalan itu berupa rambut, jubah, darah bekam, ekstrak keringat, kiswah penutup makam, surban, janggut, songkok. Termasuk sandal, siwak, hingga selendang milik Rasulullah SAW, serta pedang milik sahabat Khalid bin Walid RA.


“Acara ini dilaksanakan untuk menambah kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad,” kata Asmuni, ketua pelaksana kepada NU Online Jatim, Jumat (23/09/2022).


Disampaikan bahwa umat Nabi Muhammad pasti mencintai nabinya. Dan pameran ini merupakan kesempatan untuk menyaksikan langsung peninggalan Rasulullah yang masih ada hingga saat ini. Dikemukakan bahwa tidak cukup menyatakan mencintai Nabi, tapi juga harus tunduk patuh pada ajaran Islam yang dibawa.


Menurut Asmuni, pameran terbuka untuk masyarakat umum yang dimulai sejak pukul 08.00 - 20.00 WIB. Pengunjung dikenakan Harga Tiket Masuk (HTM) yang terbagi ke dua kategori, pelajar dan umum.


"Untuk tiket masuk kategori pelajar seharga Rp10.000 dan kategori dewasa seharga Rp25.000. Sedangkan, bagi pengunjung yang membeli 10 tiket dalam sekali pembelian mendapatkan satu tiket gratis, yang berlaku juga untuk  kelipatannya," terangnya.


Asmuni mengatakan, selain kegiatan pameran artefak di dalam Gedung Yubi, acara ini juga dimeriahkan dengan festival banjari, bazar kuliner, seminar, talkshow, dan bedah buku. Selain bazar kuliner, semua kegiatan dilaksanakan secara gratis, tanpa dipungut biaya.


"Bagi yang berminat membuka stand bazar kuliner bisa mendaftar kepada panitia. Pendaftaran tetap dibuka sepanjang acara pameran," ujar dia.


Ahmad Fathony, pimpinan rombongan mengatakan, semua artefak yang dipamerkan adalah milik Rasulullah SAW dan sahabat. Semua merupakan koleksi Galeri Warisan Museum Artefak Rasulullah (MAR) Malaysia.


Menurutnya, semua artefak dilengkapi dengan sertifikat keaslian dan juga bersertifikasi dari Saudi Commision for Tourism and National Heritage. Artefak ini sengaja didatangkan untuk memfasilitasi masyarakat untuk dapat melihat secara langsung peninggalan sejarah Islam di masa lalu.


"Makanya dibuat pameran bersama pihak yang ingin menyelenggarakan karena kasihan yang belum mampu untuk pergi ke museum di Turki dan negara lain. Semua sengaja didatangkan ke Sumenep untuk memudahkan orang-orang bertabarruk kepada atsar peninggalan Rasulullah SAW," jelasnya.


Perlu diketahui, sebelum artefak dibawa ke lokasi, diserahkan secara langsung pada KH Taifur Aliwafa, Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep di kediamannya Pondok Pesantren Assadad, Ambunten, Sumenep. 


Kegiatan ini menarik kehadiran habaib,masyaikh, tokoh masyarakat, pejabat, dan pimpinan pondok pesantren khususnya di Sumenep. 


Editor:

Madura Terbaru