• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Mei 2022

Madura

PCNU se-Madura Minta PBNU Lakukan Langkah Strategis soal Muktamar

PCNU se-Madura Minta PBNU Lakukan Langkah Strategis soal Muktamar
Rapat koordinasi PCNU Korda Madura membahas soal Muktamar ke-34 NU. (Foto: NOJ/ Sa'dullah)
Rapat koordinasi PCNU Korda Madura membahas soal Muktamar ke-34 NU. (Foto: NOJ/ Sa'dullah)

Bangkalan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Koordinator Daerah (Korda) Madura menggelar rapat koordinasi yang dihadiri PCNU se-Madura, Selasa (30/10/2021). Perihal Muktamar ke-34 NU tidak luput dari pembahasan pada rapat yang dipusatkan di Pondok Pesantren Falahun Nasiri, Senenan-Bangkalan tersebut.

 

Pada rapat ini, PCNU Korda Madura memohon kepada jajaran Mustasyar dan Syuriah PBNU untuk mengambil langkah strategis dalam mengawal pelaksanaan Muktamar ke-34 NU. Hal itu berdasarkan maklumat PCNU Korda Madura yang disampaikan Ketua PCNU Bangkalan, KH Muhammad Makki Nashir.

 

"Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Muktamar ke-34 NU, PCNU Korda Madura memohon kepada jajaran Mustasyar dan Syuriah PBNU untuk segera mengambil langkah-langkah strategis dalam mengawal pelaksanaan Muktamar ke-34 NU," ucap Kiai Makki.

 

Langkah strategis yang dimaksud adalah PCNU Korda Madura memohon agar jajaran PBNU mengambil langkah strategis yang sesuai dengan aturan organisasi.

 

Kiai Makki menjelaskan bahwa PCNU Korda Madura optimis dengan kompetensi jajaran Syuriah dan Mustasyar PBNU dalam menentukan langkah strategis mengawal pelaksanaan Muktamar ke-34 NU.

 

“Permohonan ini tetap berdasarkan ketawadluan dan akhlakul karimah yang menjadi tradisi pesantren. Tradisi pesantren kan begitu," tegasnya.

 

Dalam menghadapi Muktamar ke-34 NU, PCNU Korda Madura mengingatkan pengurus dan warga NU hendaknya mengedepankan akhlakul karimah dalam bersikap dan bertindak dengan tidak membuat dan menyebarluaskan informasi-informasi atau pernyataan-pernyataan provokatif yang merugikan marwah NU.

 

"Ini juga khususnya terkait dengan narasi-narasi yang berkembang di masyarakat. Sekarang kan era digital, era globalisasi. Tentunya banyak kesalahpahaman yang beredar," jelasnya.

 

Untuk itu, pihaknya meminta warga NU untuk melakukan tabayun ketika menerima informasi atau pernyataan provokatif yang berkaitan dengan NU.

 

"Jangan langsung percaya, sebaiknya tabayun terlebih dahulu," pungkasnya.


Madura Terbaru