• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Matraman

Kreatif, IPNU-IPPNU di Ponorogo Luncurkan Buku Saku Dakwah

Kreatif, IPNU-IPPNU di Ponorogo Luncurkan Buku Saku Dakwah
Bukiu Saku Dawah karya PAC IPNU-IPPNU Badegan, Ponorogo. (Foto: NOJ/Arisel)
Bukiu Saku Dawah karya PAC IPNU-IPPNU Badegan, Ponorogo. (Foto: NOJ/Arisel)

Ponorogo, NU Online Jatim
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Badegan, Ponorogo meluncurkan Buku Saku Dakwah, Jumat (04/02/2022). Peluncuran ini dilakukan di sela kegiatan Majelis Dzikir Shalawat wat Ta'lim Nahdlatut Tullab (MDST NT) di RA Muslimat NU 134 Desa Karangan. 
 

Wakil Ketua Departemen Dakwah PAC IPNU Kecamatan Badegan, Muhamad Masduqi Mahfudz mengatakan  pihaknya telah berupaya mengumpulkan persoalan dan yang kerap dibutuhkan masyarakat. Disampaikannya bahwa aneka persoalan tersebut terangkum dalam sekolah dakwah yang untuk kemudian dicari solusinya.
 

"Rekan-rekanita (sapaan di IPNU-IPPNU, red) yang berada di kepengurusan ranting ini sebetulnya sudah sangat aktif mengikuti kegiatan rutinan amaliah, tetapi mereka lemah dalam hal keilmuan atau hal-hal yang menjadi dasar amaliah, padahal itu sangat penting," katanya.
 

Dikemukakan bahwa tujuan dari penerbitan buku saku dakwah dapat dijadikan pegangan bagi para wakil ketua departemen dakwah khususnya yang ada di setiap ranting Kecamatan Badegan. Hal tersebut untuk dapat menjalankan tanggung jawab menghidupi ranting.
 

Buku saku dakwah yang diberi judul ‘Buku MDST NT’ ini berisi tentang tahlil, surat Yasin, doa sehari-hari, istighotsah, tata cara ziarah kubur beserta amalannya. Termasuk bagaimana melaksanakan shalat jamak dan qashar yang dilengkapi dengan teks protokoler berbahasa Jawa. 
 

Buku saku juga merupakan wujud keseriusan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Badegan untuk mengabdi kepada masyarakat. Karena di dalamnya terdapat beberapa petunjuk dan panduan ibadah yang sangat dibutuhkan. Salah seorang peserta sekolah dakwah menyampaikan bahwa keberadaan pelatihan dan buku demikian bermanfaat.
 

"Dari sekolah dakwah saya diajari banyak hal, mulai dari memimpin tahlil dan istighotsah yang benar, bagaimana menyampaikan sambutan dengan baik, sehingga nanti ketika disuruh memimpin tahlil atau istigotsah di masyarakat sudah siap dan punya pegangan,” kata Agung Pambudi, peserta sekolah dakwah.

 

Penulis: Arisel


Matraman Terbaru