• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Matraman

Pondok Tremas Pacitan Kirimkan Ratusan Santri Jadi Kiai Kampung

Pondok Tremas Pacitan Kirimkan Ratusan Santri Jadi Kiai Kampung
Sejumlah santri Pesantren Tremas bersiap dikirim ke sejumlah desa. (Foto: NOJ/Anwar Sanusi)
Sejumlah santri Pesantren Tremas bersiap dikirim ke sejumlah desa. (Foto: NOJ/Anwar Sanusi)

Pacitan, NU Online Jatim
Perguruan Islam Pondok Tremas, Arjosari, Pacitan memberangkatkan santri kelas III Madrasah Salafiyah Aliyah Mu’adalah untuk melaksanakan kegiatan dakwah bilhal di beberapa desa. Pemberangkatan dipusatkan di halaman masjid pesantren setempat, Kamis (31/03/2022).


Pembimbing kelas III aliyah, Masrukhan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana santri untuk belajar bermasyarakat. Pasalnya kegiatan sudah dilakukan beberapa tahun silam, walaupun sempat tersendat pelaksanaannya karena pandemi.


“Secara resmi dakwah bilhal dimulai pada tahun 2000-an. Tapi di tahun-tahun sebelumnya sudah dilaksanakan namun belum terorganisir dengan baik. Karena banyaknya masyarakat yang merasakan manfaatnya, maka di tahun 2000 dilaksanakan secara terorganisir,” katanya.


Dirinya menambahkan, masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan ini. Terlebih, sudah hampir dua tahun tidak ada santri yang menjalani dakwah bilhal di kampung. Tentu ini menjadi hal yang sangat dinantikan masyarakat setempat.


Kegiatan kali ini mengirimkan 183 peserta menuju kampung-kampung sekitar. Mereka mengabdikan diri dan memerankan sosok kiai kampung selama satu bulan penuh di masyarakat.


Senada, salah satu peserta Asri Muhammad Sholihin  mengatakan bahwa tugas alumni  Pondok Tremas bukan hanya mengaji di rumah. Namun, alumni harus mampu dan siap ketika dibutuhkan oleh masyarakat dalam hal apapun.


“Kegiatan dakwah bilhal ini diadakan setiap tahun pada bulan Ramadhan. Karena, setelah kelulusan santri III aliyah harus menjalani kegiatan dakwah bilhal di masyarakat sekitar terlebih dahulu sebelum kembali ke kampung halaman,” kata santri asal Riau itu.


Acara pemberangkatan didampingi penasihat asrama dan panitia kegiatan. Peserta berkumpul di halaman depan masjid sambil menunggu dijemput tuan rumah. Ada juga peserta yang diantarkan panitia. 


Sebagai informasi, kegiatan dakwah bilhal ini dilakukan di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Pacitan. Bahkan ada beberapa yang dikirimkan di daerah Wonogiri, Klaten, dan Sukoharjo.
 


Editor:

Matraman Terbaru