• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 11 Agustus 2022

Matraman

Sejumlah Hal yang Harus Diperhatikan Peserta Mujahadah Kubro

Sejumlah Hal yang Harus Diperhatikan Peserta Mujahadah Kubro
Panitia mengimbau jamaah Mujahadah Kubro 9999 Kader NU Jatim menjaga kebersamaan dan kekompakan. (Foto: NOJ/PAn)  
Panitia mengimbau jamaah Mujahadah Kubro 9999 Kader NU Jatim menjaga kebersamaan dan kekompakan. (Foto: NOJ/PAn)  

Ponorogo, NU Online Jatim
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bakal menyelenggarakan Bahtsul Masail dan Mujahadah Kubro 9999 Kader NU Jawa Tmur pada Sabtu hingga Ahad (18-19/06/2022). Acara ini dipusatkan di kompleks makam Kiai Ageng Muhammad Besari, Dusun Gendol, Desa Tegalsari Kecamatan Jetis, Ponorogo. 


"Alhamdulillah kita selaku panitia lokal telah menyiapkan baik dari segi sarana prasarana, meliputi tempat pembukaan, penginapan, tempat bahtsul masail dan semua sudah siap seratus persen,” kata Kiai Lutfi Hadi Aminuddin selaku ketua panitia, Jumat (17/06/2022).


Terkait kedatangan peserta di acara ini, kiai yang juga sebagai Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo itu memberikan sejumlah imbauan. Karena banyaknya peserta yang diperkirakan mencapai 15.000 jamaah. Terutama untuk peserta Mujahadah Kubro 9999 Kader NU Jawa Timur, untuk membawa alas atau tikar secara mandiri.


"Khususnya yang mujahadah, karena jumlahnya sangat banyak,  panitia tidak memungkinkan untuk menyiapkan tikar sebanyak itu. Karenanya, kader di seluruh Jawa Timur yang datang dimohon untuk menyiapkan alas sendiri," jelasnya kepada NU Online Jatim.


Di tempat berbeda, Miftahul Huda selaku Wakil Ketua PCNU Ponorogo juga memberikan panduan kepada peserta. Hal tersebut agar acara berjalan sukses dan menghindari hal yang tidak diinginkan. 


“Kami dari panitia lokal mengimbau kepada para peserta dari PCNU setiap kabupaten atau kota hendaknya dalam satu kelompok bersama,” kata dia.


Diharapkan dengan demikian nanti koordinasinya mengenai kedatangan atau kendaraan menuju ke tempat mujahadah sampai pulang bisa terkondisikan dengan baik.


“Mulai dari parkir sampai tempat strategisnya," tegas pria yang juga sebagai steering committee pada acara tersebut.


Lebih dari itu, ada hal penting yang harus diperhatikan oleh peserta. Yakni tetap menjaga kondisi dan situasi agar tetap aman, karena menghadirkan banyak orang.


"Seperti barang pribadi khususnya handphone hendaknya dijaga. Karena suksesnya acara ini tidak lain dapat memberikan keselamatan bagi semua," terangnya.


Hingaa kini, peserta yang terdaftar dan telah terkonfirmasi adalah sebanyak 12.000 lebih. Untuk dari Ponorogo sendiri, baik perwakilan PCNU maupun Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) berjumlah 4000 jamaah.


“Itu belum termasuk yang hadir secara pribadi atau masyarakat umum yang pastinya tak terhitung jumlahnya," pungkas dia.


Editor:

Matraman Terbaru