• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 28 Juni 2022

Matraman

Tyo, Seniman Cilik Lesbumi NU Nganjuk Miliki Usaha Sejak Dini

Tyo, Seniman Cilik Lesbumi NU Nganjuk Miliki Usaha Sejak Dini
Setyono Adi Nugroho atau Tyo, Seniman Cilik Lesbumi NU Nganjuk saat menunjukkan usaha bisnis onlinenya. (Foto: NOJ/M Nazar Afandi)
Setyono Adi Nugroho atau Tyo, Seniman Cilik Lesbumi NU Nganjuk saat menunjukkan usaha bisnis onlinenya. (Foto: NOJ/M Nazar Afandi)

Nganjuk, NU Online Jatim

Selain aktif di Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Nganjuk, Setyono Adi Nugroho atau Tyo yang merupakan Seniman Cilik Lesbumi NU juga memiliki usaha bisnis online.

 

Ada beberapa layanan yang ditawarkan, mulai penjualan pulsa, pembayaran listrik dan produk pakaian. Dan kini, di usianya yang masih 12 tahun, ia sudah mendapatkan keuntungannya hingga jutaan rupiah.

 

Tyo menceritakan, di masa pandemi Covid-19 2020 lalu, dirinya merasa tidak mempunyai uang saku seperti biasanya. Sejak itulah, bersama sang kakak bernama Sri Wahyuni Pesek, ia berjualan pulsa. Keuntungannya ditabung dan dijadikan modal bisnis yang lagi.

 

Sang kakak yang juga bergiat di Lesbumi NU Nganjuk dikenal sebagai penyanyi tradisional, mulai campur sari hingga ke sinden.

 

“Modal pertama itu pakai uang saku 50 ribu, tarus dikumpul-kumpulkan jadi 200 ribu, terus ditabung lagi hingga 3 juta,” ujar Tyo yang masih duduk di Kelas VI SDN Bagor Nganjuk ini, kepada NU Online Jatim.

 

Ia memanfaatkan dan membuka lapak jualannya ke beberapa platform digital. “Itu handphonenya saya bawa, kalau nggak percaya saya jualan. Nanti saya tunjukan toko onlinenya,” ungkapnya.

 

Kedua orang tua, menurutnya, sudah mendukung semua kegiatan, termasuk dalam aktifitas kesenian. Rupanya, minat dalam bidang kesenian itu juga dipengaruhi oleh sang kakak. Ia mengatakan, kalau kakaknya itu sudah lama bergabung di Lesbumi NU Nganjuk.

 

Ia mengungkapkan, bahwa melestarikan kesenian saat ini menjadi penting di tengah banyak anak yang suka main game. Sangat disayangkan kalau mereka tidak mengenal wayang dan kesenian.

 

“Makanya, wayang dan kesenian kita harus dilestarikan,” imbuhnya.

 

Ia berharap, kepada anak-anak pelajar saat ini, untuk tidak hanya bermain game saja. Karena masih banyak kegiatan yang bisa dilakukan dan dinikmati secara langsung.


Matraman Terbaru