• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 Februari 2024

Metropolis

1 ABAD NU

Gus Yahya: Fiqih Peradaban Ikhtiar Wujudkan Dunia Damai dan Harmonis

Gus Yahya: Fiqih Peradaban Ikhtiar Wujudkan Dunia Damai dan Harmonis
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya saat pembukaan Muktamar Internasional Fiqih Peradaban 1 di Hotel Shangri-La Surabaya, Senin (06/02/2023). (Foto: LTN PBNU/ Saiful Amar)
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya saat pembukaan Muktamar Internasional Fiqih Peradaban 1 di Hotel Shangri-La Surabaya, Senin (06/02/2023). (Foto: LTN PBNU/ Saiful Amar)

Surabaya, NU Online Jatim

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan bahwa Muktamar Internasional Fiqih Peradaban digelar guna mewujudkan kehidupan dunia yang damai dan harmonis. Penegasan disampaikan saat pembukaan Muktamar Internasional Fiqih Peradaban 1 di Hotel Shangri-La, Surabaya, Senin (06/02/2023).


Muktamar Internasional Fiqih Peradaban yang pertama tersebut dihadiri 300 ulama dunia. Disebutkan, pada bulan November 2022 lalu pihaknya menggelar forum pertemuan dari para pemimpin agama-agama dari seluruh dunia dalam rangkaian forum G20 dan forum pemimpin agama R20.


“Dari forum pemimpin agama itu tercapai kesepakatan bahwa kita semua pemimpin agama akan membangun gerakan untuk menggalang kekuatan agama-agama bagi perjuangan dalam mewujudkan dunia yang lebih damai dan harmonis,” katanya.


Sejak saat itu, lanjut Gus Yahya, komunitas agama di seluruh dunia mulai bekerja untuk mengupayakan inisiatif-inisiatif dari sisi agama masing-masing. Dan, hari ini NU menginisiasi satu upaya dari sisi Islam sebagai sumbangan bagi perjuangan untuk mewujudkan peradaban manusia yang lebih mulia, damai, dan harmonis.


“Kita mulai dengan membedah apa yang ada diri kita, apa yang ada dalam wacana keagamaan kita, agar ke depan Islam sungguh-sungguh hadir sebagai bagian dari solusi masalah, tidak lagi dianggap sebagai bagian dari masalah,” ungkapnya.


Dirinya menjelaskan, ini adalah langkah awal yang sederhana, tetapi pihaknya ingin menjadikannya sebagai awalan satu perjuangan yang panjang. Di samping itu, pihaknya pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk perhelatan Puncak Resepsi 1 Abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.


“Kami mengundang semua hadirin para ulama, duta besar, cendekiawan yang hadir untuk besok pagi semuanya memeriahkan puncak resepsi tersebut,” tandasnya.


Diketahui, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas, dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Hadir pula Wakil Grand Syekh Al-Azhar Syekh Muhammad Abdurrahman Al-Dluwaini, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, dan Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori. 


Metropolis Terbaru