• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Metropolis

Ifan Alexander Pimpin PMII Sidoarjo

Ifan Alexander Pimpin PMII Sidoarjo
Ifan Alexander (jas biru). (Foto: NOJ/Boy)
Ifan Alexander (jas biru). (Foto: NOJ/Boy)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Ifan Alexander terpilih menjadi ketua Pimpinan Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sidoarjo. Ifan terpilih pada Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXI yang digelar pada 10-11 Juni 2022 di Hotel Luminor Sidoarjo. 

 

Dihubungi NU Online Jatim melalui sambungan WhatsApp Selasa (14/06/2022) pagi, Ifan mengaku telah bergabung dengan organisasi kemahasiswaan yang lahir tahun 17 April 1960 sejak tahun 2017 silam di Pimpinan Komisariat (PK) Universitas Sunan Giri (Unsuri) Sidoarjo. 

 

"Dulu yang membuat saya tertarik untuk memilih bergabung dengan PMII adalah karena komitmen yang dipegang. PMII punya komitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia," ujarnya. 

 

Mahasiswa program studi ilmu hukum tersebut juga merasa sangat termotivasi dengan asas walfare state atau negara kesejahteraan. Yakni negara dengan konsep pemerintahan yang mengambil peran penting dalam perlindungan dan pengutamaan kesejahteraan ekonomi dan sosial warga negaranya. 

 

"Jadi negara itu bertanggung jawab atas warga negaranya. Direalisasikan dalam bentuk  pelayanan, bantuan, perlindungan dan pencegahan masalah-masalah sosial. Di situlah PMII hadir dan tidak lepas dari asas tersebut," terangnya. 

 

Ifan, yang pernah menjabat sebagai ketua rayon dan komisariat itu merasa senang setelah terpilih menjadi ketua PMII Sidoarjo. Alasannya adalah dirinya dapat belajar untuk menjadi pemimpin Sidoarjo, kabupaten yang dikenal dengan udang dan ikan bandengnya.

 

"Fokus dua tahun ke depan kami akan melakukan kajian-kajian strategis. Seperti peningkatan kualitas, wawasan kader, memfasilitasi minat bakat, dan mengkaji masalah-masalah maupun isu-isu serta aksi nyata," terangnya

 

Ifan mengajak seluruh mahasiswa yang kuliah di Sidoarjo untuk bergabung dengan PMII di masing-masing komisariat. Karena setelah masuk PMII akan dapat belajar mengasah kemampuan akademik. Terlebih PMII merupakan sayap NU di lingkup kemahasiswaan. 

 

"Di PMII diajarkan untuk tanggung jawab sosial serta mahasiswa nantinya akan mempu menjadi agen perubahan di masa depan. Mari gabung PMII," jelasnya. 

 

Menjabat ketua PC di momen memasuki satu abad NU, Ifan menilai NU wajib menyiapkan mahasiswa untuk beradaptasi dengan budaya dan kultur akademik kampus. Menurutnya, budaya sekolah berbeda dengan budaya perguruan tinggi. Mahasiswa NU ke depan harus lebih kritis sehingga tidak pasif atau hanya menjadi objek. 

 

"Setidaknya  mahasiswa NU dianggap sebagai orang dewasa yang punya peran penting dalam mewarnai kualitas pendidikan. Caranya dengan mengadakan kajian fakultatif, banyak diskusi, kuat membaca,  menulis, mahasiswa bebas berpendapat, mampu  bertukar gagasan tanpa harus diselimuti perasaan canggung maupun takut kepada dosen maupun birokrasi," tandasnya.


Metropolis Terbaru