• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 27 November 2022

Metropolis

Kiai Misbah Cerita Sejarah Berdirinya Pesantren Modern Al-Amanah Sidoarjo

Kiai Misbah Cerita Sejarah Berdirinya Pesantren Modern Al-Amanah Sidoarjo
Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi, Krian, Sidoarjo saat Milad ke-30. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)
Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi, Krian, Sidoarjo saat Milad ke-30. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim
Pengasuh Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo KH Nur Kholis Misbah menceritakan sejarah berdirinya pesantren yang diasuhnya. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara tasyakuran Milad ke-30 Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi, Sabtu (23/07/2022).


Diceritakannya, bahwa Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi tumbuh mulai dari titik yang paling bawah. Kala itu, ia mengontrak sebuah rumah dengan hanya memiliki seorang santri. Suatu ketika, dirinya kedatangan seorang tamu yang mengaku sebagai Duta Besar (Dubes).


“Waktu itu kami belum punya masjid, saya juga belum naik haji karena belum punya uang. Kemudian dia bilang ke saya, sampeyan (Anda) perlu perguruan tinggi atau masjid? Saya jawab ingin punya masjid,” kata Kiai Misbah.


Lalu dirinya diajak ke suatu tempat oleh orang tersebut untuk melaksanakan shalat dan berdoa. Setelah satu bulan berlalu, tiba-tiba ada orang yang memberinya masjid sekaligus biaya untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.


Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo tersebut pun mengatakan, bahwa acara Milad yang dilaksanakan saat ini merupakan sebentuk ungkapan rasa syukur atas berdirinya pesantren yang kini menginjak usia 30 tahun.


“Mulai dari titik paling bawah. Bahkan, hingga saat ini belum cukup banyak santri yang menimba ilmu, hanya sekitar 2500 orang dan itu awalnya hanya dari satu orang santri,” ungkapnya.


Dijelaskannya, Milad pesantren ke-30 ini ditandai dengan penyelesaian bangunan Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi 2 di Wonosalam, Junwangi 3 di Desa Terungkulon Krian, dan Junwangi 4 di Kediri.


Diketahui, Milad Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi tahun ini dipusatkan di halaman pesantren setempat dan disemarakkan dengan acara Gema Shalawat dan Ngaji Bareng bersama Majelis Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah.


​​​​​​​Hadir dalam kegiatan ini sejumlah Habaib, ulama dan umaro, serta diikuti oleh ribuan jamaah dan wali santri. Secara khusus, tampak hadir Gus Rofi’ul Hamid selaku Khodim Majelis, Gus Ibrohim Himzi, dan Gus Reza Ahmad Zahid dari Pesantren Lirboyo.


Metropolis Terbaru