• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 24 Juni 2024

Metropolis

Pelajar Merdeka Jadi Bahasan Utama Makesta IPNU-IPPNU Unusida

Pelajar Merdeka Jadi Bahasan Utama Makesta IPNU-IPPNU Unusida
Pelaksanaan Makesta oleh PKPT IPNU-IPPNU Unusida. (Foto: NOJ/ Maschan Yusuf)
Pelaksanaan Makesta oleh PKPT IPNU-IPPNU Unusida. (Foto: NOJ/ Maschan Yusuf)

Sidoarjo, NU Online Jatim
Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) VII. Kegiatan ini dipusatkan di Balai Desa Terung Wetan Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, Jum’at-Ahad (16-18/12/2022).


Wakil Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) IPNU Sidoarjo, Muhammad Almaarif menyampaikan, Makesta di perguruan tinggi menjadi gerbang awal dalam mengenalkan tujuan dan arah gerak IPNU-IPPNU bagi kalangan mahasiswa.


“Selain sebagai kaderisasi dalam menyiapkan kader untuk melanjutkan organisasi ke depan, Makesta juga dapat mengembangkan kapasitas kader dalam menanggapi isu yang sedang berkembang di masyarakat,” ujarnya.


Untuk itu, dirinya sangat mengapresiasi kepekaan kader IPNU-IPPNU Unusida dalam melaksanakan pengkaderan yang dikemas dengan menarik sesuai kebutuhan mahasiswa NU tersebut.


“Pelajar yang merdeka tidak hanya ketika dapat bebas berdemokrasi dan bersuara dalam hal bernegara dan berorganisasi sosial kemasyarakatan, akan tetapi juga merdeka secara pribadi dari segi finansial, intelektual, serta sikap kedewasaannya,” katanya.


Sementara itu, Ketua PKPT IPNU Unusida, M Rendra Dani Santoso menyebutkan, pihaknya ingin mendorong kader mahasiswa NU untuk memahami sistem pembelajaran yang lebih efisien.


“Yaitu dengan memprioritaskan pada pemahaman materi dan pendidikan karakter Aswaja An-Nahdliyah bagi pelajar NU,” ucapnya.


Menurutnya, hadirnya IPNU-IPPNU di kampus-kampus dapat menjadi laboratorium bagi Pelajar NU untuk berinovati dalam menentukan tujuan organisasi, sehingga memiliki manfaat yang signifikan bagi lingkungan sekitar.


“Sistem pengkaderan IPNU-IPPNU di kalangan mahasiswa juga dapat dikreasikan sesuai kebutuhan kader NU, seperti Merdeka Balajar. Tentunya juga dengan memperhatikan Peraturan Dasar organisasi yang berlaku,” ungkapnya.


Mahasiswa jurusan Teknik Lingkungan itu menjelaskan, IPNU-IPPNU di kampus dapat menjadi pionir dalam melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Dengan dilandasi dengan semangat belajar, berjuang dan bertaqwa yang menjadi semboyan dan identitas pelajar NU selama ini.


“Pelajar NU harus menanamkan paradigma dengan belajar hingga akhir hayat, manifestasi berjuang dalam menjadi agen perubahan yang peka terhadap problematika masyarakat, serta senantiasa bertakwa kepada Allah SWT,” pungkasnya.


Diketahui, Makesta kali ini diikuti sebanyak 53 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Sidoarjo. Para peserta dibekali sejumlah materi dan dilatih dalam mengaplikasikan materi dengan praktik secara langsung di lapangan.


Metropolis Terbaru