• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Metropolis

Usmar Ismail Jadi Pahlawan Nasional, Lesbumi NU Adakan Tasyakuran

Usmar Ismail Jadi Pahlawan Nasional, Lesbumi NU Adakan Tasyakuran
Ketua PP Lesbumi NU, KH Jadul Maula, saat tasyakuran atas anugerah Pahlawan Nasional H Usmar Ismail pendiri dan ketua pertamam Lesbumi NU. (Foto: NU Online)
Ketua PP Lesbumi NU, KH Jadul Maula, saat tasyakuran atas anugerah Pahlawan Nasional H Usmar Ismail pendiri dan ketua pertamam Lesbumi NU. (Foto: NU Online)

Surabaya, NU Online Jatim

H Usmar Ismail, Pendiri sekaligus ketua pertama Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) baru saja dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional. Untuk itu, Pengurus Pusat (PP) Lesbumi NU menggelar tasyakuran yang dipusatkan di lantai 8 Gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Senin (22/11/2021). 

 

Ketua PP Lesbumi NU, KH Jadul Maula mengatakan, bahwa H Usmar Ismail merupakan satu bagian dari mercusuar dalam hal kebudayaan yang dimiliki oleh NU. Hal tersebut karena kiprah Usmar Ismail bersama teman-temannya seperti H Djamaluddin Malik dan H Asrul Sani telah membawa NU menapaki satu jalan kebudayaan.

 

“Menurut saya, mereka itu mampu membangun karakter nasional melalui dunia perfilman,” ujarnya dilansir NU Online. 

 

Kiai Jadul menyebutkan, bahwa dunia perfilman merupakan gabungan dari sejumlah unsur. Karena ia memuat perihal sastra, musik, gambar, dan visual. Menurutnya, dalam perfilman juga memuat seni bagaimana manusia mengelola dirinya sendiri.

 

“Hal yang demikian disebutkan di dalam salah satu karya film karya Usmar Ismail yang hingga kini ternyata masih relevan,” imbuh Pengasuh Pondok Pesantren Kaliopak, Yogyakarta itu.   

 

Disebutkan Kiai Jadul, film tersebut dipungkasi dengan kondisi bangsa Indonesia yang memasuki era kemerdekaan. Namun demikian, bangsa ini sedang menjalani satu perjalanan panjang untuk mencapai tujuan atas didirikannya. Semisal menjaga persatuan bangsa, atau pun cara menghindari satu konflik horizontal antar bangsa.

 

“Melalui film, beliau merekam perjalanan sejarah bangsa kita, sejarah perjuangan nasional. Itu seperti memberikan visi kita ke depan (tentang) apa yang harus kita lakukan untuk membangun bangsa yang kuat,” ungkapnya.

 

Kiai Jadul atas nama PP Lesbumi NU pun menyampaikan rasa syukur dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah memberikan anugerah pahlawan nasional kepada Usmar Ismail.

 

Anugerah tersebut, menurutnya, akan membuat para pengurus Lesbumi NU terus meneladani sosok Usmar Ismail dalam meniti jalan kebudayaan. Tujuannya tentu saja untuk mengembangkan cita-cita dalam berkhidmat NU dalam rangka membangun bangsa Indonesia. 

 

“Mudah-mudahan NU ini betul-betul menjadi organisasi yang sesuai dengan jalan yang dirintis para pendiri, yakni menjadi satu penopang bagi perjalanan kebudayaan bangsa,” tegasnya.


Metropolis Terbaru