• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Pantura

IAINU Tuban Wisuda Ratusan Mahasiswa

IAINU Tuban Wisuda Ratusan Mahasiswa
Ratusan wisudawan IAINU Tuban (Foto: NOJ/ Dhahrul Mustaqim)
Ratusan wisudawan IAINU Tuban (Foto: NOJ/ Dhahrul Mustaqim)

Tuban, NU Online Jatim

Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban menggelar wisuda sarjana strata 1 (S1) di halaman kantor rektorat, Selasa (30/11/2021). Mahasiswa yang disiwuda kali ini sebanyak 252 orang.

 

Di antaranya 212 lulusan dari program studi (prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), 16 lulusan dari prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan 24 lulusan dari prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

 

Sebelumnya, para lulusan ini sudah melaksanakan yudisium pada September 2021 lalu.

 

Rektor IAINU Tuban Akhmad Zaini berpesan agar para wisudawan terus mengamalkan ilmunya di masyarakat. Menjadi orang yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat serta terus berusaha berkontribusi baik.

 

"Harus punya mental memberi, jangan biasakan bermental meminta, sehingga hidupya bergantung dari pemberian orang lain," ujar Zaini.

 

Dengan ilmu yang dimiliki, lanjutnya, mahasiswa atau lulusan IAINU Tuban harus bisa menjadi solusi atas persoalan yang ada di masyarakat. Sehingga keberadaan lulusan IAINU Tuban benar-benar membawa manfaat dan menjadi berkah bagi lingkungannya.

 

Sementara, KH Reza Ahmad Zahid atau Gus Reza dalam orasinya menyampaikan, lulusan dari IAINU Tuban sebagai perguruan tinggi yang berbasis agama harus mempunyai nilai lebih. Karena itu, harus benar-benar mencerminkan generas muda Islam yang cerdas dan agamanya baik.

 

IAINU sebagai perguruan tinggi atau lembaga pendidikan yang bernaung di bawah NU, bukan hanya sebagai lembaga pencetak sarjana. Namun, ada nilai ibadah dan barokah ketika berada di lingkungan perguruan tinggi yang berada di Jalan Manunggal Tuban tersebut.

 

"Karena itu, harus ada niat dobel ketika mengabdi di IAINU Tuban, yakni niat bekerja dan berkhidmat. Sehingga ketika menerima gaji ada keberkahan di sana," sebutnya.

 

Pria lulusan Yaman ini mengingatkan, ketika bekerja di IAINU Tuban bukan sekadar bekerja, namun juga berkhidmat pada NU. Maka ada resiko atau konsekuensi yang harus diterima.Yakni misalnya gaji dibayarkan tidak sesuai dengan tanggal gajian yang sudah ditetapkan juga harus sabar dan tidak mengeluh.

 

"Jadi, niat dobel ini harus ditanamkan dalam diri masing-masing. Nilai-nilai khidmat yang ikhlas itulah yang diajarkan dan dilakukan oleh para pendahulu kita," terangnya.

 

Selain pada para dosen dan karyawan IAINU Tuban, pesan berkhidmat dengan ikhlas itu juga disampaikan kepada para wisudawan. Mereka diminta harus tahu dan paham azas basis khidmat yang dilakukan pada pendahulu, dan para wisudawan serta lainnya wajib mengikuti. "Prinsip-prinsip ikhlas itu yang harus diikuti," katanya.

 

KH Hasyim Asy’ari pendiri NU, kata Gus Reza, dalam kitab Adabul Ta’limu Muta’alim menyampaikan bahwa tidak ada umat atau masyarakat yang baik jika generasi mudanya bodoh. Juga tidak mendapat keutamaan kelompok masyarakat atau negara jika generasi mudanya tak berilmu.

 

"Maqolah Mbah Kiai Hasyim Asy’ari ini harus kita pegang betul. Bahwa generasi penerus kita harus cerdas dan pintar. Negara Singapura menerapkan betul maqolah ini, sehingga di sana penguasaan ilmu pengetahuan pada generasinya sangat diperhatikan," ungkapnya.

 

Meski demikian, lanjut Gus Reza, warga NU tetap harus percaya diri karena di jamiyah hampir semuanya ada. Di bidang ekonomi ada Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU),  bidang sekolah dan keguruan ada Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif, untuk para pemuda ada Fatayat, Ansor, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan lainnya.

 

Semua lembaga dan banom yang ada di NU tersebut harus terus dikembangkan dan didorong untuk mencetak kader-kader mumpuni untuk memajukan NU serta bangsa dan negara.

 

 

Wisuda yang dipimpin langsung Rektor IAINU Tuban Akhmad Zaini itu dihadiri oleh para dosen, dekan dan civitas akademika IAINU Tuban. Rais Syuriah PCNU Tuban, KH Cholilurrohman juga hadir langsung bersama sejumlah pengurus NU Tuban lainnya. Serta dari Koordinaor Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) wilayah IV Surabaya hadir Sirojul Arifin.


Editor:

Pantura Terbaru