• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Parlemen

Fauzan Fuadi: Bentuk Takzim kepada Ulama adalah Menjaga NKRI

Fauzan Fuadi: Bentuk Takzim kepada Ulama adalah Menjaga NKRI
Ancaman laten terhadap bangsa Indonesia sekarang sangat nyata meski kondisi terlihat baik-baik saja. (Foto: NOJ/NU Network)
Ancaman laten terhadap bangsa Indonesia sekarang sangat nyata meski kondisi terlihat baik-baik saja. (Foto: NOJ/NU Network)

Bojonegoro, NU Online Jatim
Bagi Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi, bahwa takzim dan mengikuti arahan ulama Nahdlatul Ulama dapat ditunjukkan dalam beragam bentuk. Salah satunya menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Bentuk manut dan takzim kepada kiai di NU adalah selalu mengajak menjaga NKRI,” katanya saat melakukan agenda sosialisasi wawasan kebangsaan di Desa Bauraeno, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu berselang.


Bendahara DPW PKB Jatim ini menuturkan, ancaman laten terhadap bangsa Indonesia sekarang sangat nyata meski kondisi terlihat baik-baik saja. Contohnya, ada pihak yang masih latah dengan ideologi keagamaan yang diusung sebagai ideologi negara. Padahal, hal itu sebenarnya perdebatan yang tidak boleh diulang.


“Karena dulu pada saat merumuskan sendi-sendi fundamen negara dan perdebatan terkait hal itu sudah tuntas,” ungkapnya.


Sehingga, ketika dalam rentang waktu Indonesia merdeka tahun 1945 hingga 2022 sekarang ini perdebatan itu masih dilakukan, memang sudah tidak relevan lagi.


Kendati demikian, politisi asal daerah pemilihan Bojonegoro dan Tuban ini bersyukur.  Sebab, Nahdliyin sudah ditanamkan wawasan kebangsaan sejak dini. Artinya, penanaman paham kebangsaan ini menjadi tameng di garda depan dalam mendepak paham radikalisme yang mengancam.


“Tetapi, kita harus mewaspadai sebab sekarang sedang menghadapi momentum politik yang sangat mungkin digunakan demi kepentingan kelompok tertentu,” tandasnya.


Hadir dalam acara tersebut Forum Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Baureno, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ranting PKB, Muslimat dan Fatayat NU.


Editor:

Parlemen Terbaru