• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 3 Oktober 2022

Parlemen

PKB Jatim Yakin Nahdliyin Pilih Partai yang Berkontribusi ke NU

PKB Jatim Yakin Nahdliyin Pilih Partai yang Berkontribusi ke NU
Suasana kampanye PKB. (Foto: NOJ/Lip6)
Suasana kampanye PKB. (Foto: NOJ/Lip6)

Surabaya, NU Online Jatim
Kekuatan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur memang tidak dapat diragukan lagi. Jawa Timur sendiri menjadi provinsi cikal bakal lahirnya NU. Dengan basis yang begitu besar, NU ternyata menjadi bidikan berbagai partai politik untuk mendongkrak suaranya. Kehadiran warga NU dalam kancah politik, berpengaruh besar dalam dalam elektabilitas partai. 
 

Pengamat politik menyebutkan, pengaruh para kiai dan tokoh masyarakat masih sangat dominan. Oleh karenanya pemilih Nahdliyin saat ini masih condong terhadap partai yang memiliki historis dengan NU. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) contohnya. 
 

"Pemilih Nahdliyin yang sami’na waatha’na harus diakui masih dominan hingga saat ini, khususnya yang ada ritual kawasan pedesaan,” kata Surokim, Rabu (16/02/2022).
 

Dalam survei teranyar yang dikeluarkan Lembaga Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei elektabilitas partai politik di Jatim. Hasilnya, PKB nomor satu, disusul oleh PDI Perjuangan (PDIP). 
 

"Hasil survei kita, PKB saat ini nomor satu, nomor dua PDIP. Namun yang menarik, kenaikan elektabilitas yang signifikan dari Partai Gerindra yang kini mulai mendekati PDIP," kata Direktur ARCI Baihaki Sirajt saat memaparkan hasil surveinya. 
 

Hal tersebut mendapatkan komentar positif dari Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Fauzan Fuadi. Ia begitu optimis, PKB akan selalu menjadi kebanggaan warga Jatim. Karena ia katakan, PKB adalah kader NU yang senantiasa memperjuangkan kepentingan-kepentingan NU. 
 

"Saya yakin, warga NU masih sayang terhadap PKB. Selain PKB lahir dari NU, bukti nyata masih menjadi konsistensi PKB untuk NU," kata Bendahara DPW PKB Jatim ini.  Terbukti, lanjutnya, untuk tahun 2022 ini, PKB tetap konsisten merealisasikan aspirasi konstituen dengan cara memastikan bantuan Rp300M untuk Nahdliyin. 
 

Bantuan merupakan hasil akumulasi dari berbagai aspirasi Nahdliyin yang ada di Jawa Timur. Aspirasi tersebut di antaranya pemenuhan sarana dan prasarana pondok pesantren, madrasah, bantuan kendaraan operasional dan bantuan sarana dan prasarana rumah sakit dan klinik yang ada di bawah naungan NU.
 

“Bantuan tersebut merupakan bagian semangat untuk melakukan perbaikan di berbagai sub sistem kebutuhan dasar masyarakat yang mengharapkan adanya perbaikan, seperti pendidikan dan kesehatan,” tandasnya.


Editor:

Parlemen Terbaru