• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Parlemen

Presiden Longgarkan Masker, DPRD Jatim Sebut Bentuk Optimisme

Presiden Longgarkan Masker, DPRD Jatim Sebut Bentuk Optimisme
Melonggarkan penggunaan masker telah berdasar kajian yang matang. (Foto: NOJ/KLp)
Melonggarkan penggunaan masker telah berdasar kajian yang matang. (Foto: NOJ/KLp)

Surabaya, NU Online Jatim
DPRD Jatim menilai keputusan pemerintah untuk melonggarkan ketentuan protokol kesehatan Covid-19 sebagai bentuk optimisme menata berbagai sektor. Langkah awal transisi ini patut didukung semua pihak.


Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih mengatakan, pihaknya meyakini betul keputusan pemerintah pusat itu telah berdasar kajian yang matang dan dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.


"Itu artinya presiden mengajak kita semua semakin optimis menata kembali kehidupan kita," kata Hikmah, Rabu (18/05/2022).


Pandemi virus yang terjadi beberapa tahun terakhir berdampak pada berbagai sektor. Tak hanya melulu urusan kesehatan, wabah ini juga memukul sektor lain termasuk juga ekonomi serta aspek lain.


Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menganggap, keputusan pemerintah terbaru itu merupakan momentum untuk seluruh pihak agar menata kehidupan lebih baik. Termasuk juga urusan ekonomi serta pendidikan.


Presiden Joko Widodo sebelumnya mengumumkan sejumlah pelonggaran seiring dengan melandainya situasi wabah. Jokowi memperbolehkan masyarakat mencopot masker saat beraktivitas di luar ruangan.


"Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” kata Jokowi dalam pernyataan persnya, Selasa (17/05/2022).


Sementara untuk yang beraktivitas di dalam ruangan atau saat berada di transportasi publik, presiden meminta masyarakat tetap menggunakan masker. Termasuk menyarankan, masyarakat yang sedang sakit batuk, pilek serta lansia dan kelompok masyarakat yang memiliki komorbid untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas.


Editor:

Parlemen Terbaru