• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Parlemen

Sempat Mangkrak, Pelabuhan Paciran Kembali Dikucur Dana Rp50 Miliar dari Pemprov Jatim

Sempat Mangkrak, Pelabuhan Paciran Kembali Dikucur Dana Rp50 Miliar dari Pemprov Jatim
Sempat Mangkrak, Pelabuhan Paciran Kembali Dikucur Dana Rp50 Miliar dari Pemprov Jatim. (Foto: Istimewa)
Sempat Mangkrak, Pelabuhan Paciran Kembali Dikucur Dana Rp50 Miliar dari Pemprov Jatim. (Foto: Istimewa)

Lamongan, NU Online Jatim
Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyiapkan pendanaan untuk pembangunan pelabuhan penyeberangan Paciran Lamongan. Tidak tanggung-tanggung, untuk pelabuhan tersebut Pemprov Jatim menyiapkan dana untuk para tender dengan nilai Rp50.184.000.000.


Berdasarkan pengumuman di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Jawa Timur diketahui, Dinas Perhubungan (Dishub) kembali membuka tender Pembangunan Pelabuhan Paciran Kabupaten Lamongan dengan kode 48580015.


Anggota Komisi D DPRD Jatim, Khofidah membenarkan bahwa Dishub Jatim telah membuka kembali tender senilai lima puluh miliar lebih ini.


"Ya ada (proses tender pembangunan pelabuhan Paciran, red). Pembangunan ini dilakukan untuk menambah fasilitas agar kapal besar bisa bersandar," jelas Khofidah.


Politisi PKB ini berharap setelah pembangunan selesai harapan baru layanan trasnportasi laut semakin tercukupi. Disamping itu, pengelolaan pelabuhan diminta untuk transparan.


"Meningkatnya perekonomian dan terutama proses pembangunannya mengutamakan kualitas," harap Khofidah.


Kendati demikian, ternyata anggaran pembangunan pelabuhan Paciran Lamongan ini tidak masuk dalam pembahasan anggaran tahun 2022. Oleh karenanya, komisi D DPRD Jatim akan melakukan pengecekan terhadap anggaran pembangunan tersebut.


"Nanti akan segera kita cek," kata Ketua Komisi D DPRD Jatim, dr Agung Mulyono.


Sebagai informasi, pelabuhan Paciran dibangun sejak tahun 2005 s/d 2013 dengan anggaran APBN (Ditjen Perhubungan Darat) dan APBD (Pemprop Jatim) dengan total 298,4 milyar (192,5 M dari APBN, 105,9 M dari APBD). Sementara untuk lahan merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Lamongan.


Pada tahun 2018 sempat ada masalah yang muncul terkait tender pelabuhan Paciran Lamongan tersebut. Melalui sidang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berhasil memutuskan adanya persekongkolan yang melibatkan seluruh konsorsium perusahaan pemenang tender dengan Dinas Perhubungan Jatim pada Agustus 2021 kemarin.


Parlemen Terbaru