• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Parlemen

Hikmah Bafaqih Minta Pemerintah Siaga terhadap Hepatitis Akut

Hikmah Bafaqih Minta Pemerintah Siaga terhadap Hepatitis Akut
Hikmah Bafaqih, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur. (Foto: NOJ/ Istimewa)
Hikmah Bafaqih, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur. (Foto: NOJ/ Istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih menyarankan agar layanan kesehatan siap siaga menanggulangi munculnya penyakit hepatitis akut.


Hal tersebut harus dilakukan kendati saat ini secara pasti masih belum ditemukan kasus positif hepatitis akut di Jawa Timur.


"Tetap kesiapan layanan kesehatan harus dilakukan. Ini bentuk kesiagaan kita terhadap layanan ke masyarakat," kata Hikmah saat dikonfirmasi, Jumat (13/05/2022).


Untuk pembentukan satgas, politisi PKB ini mengungkapkan masih belum diperlukan. Namun tetap dilakukan tracing dan pemeriksaan sebagai langkah antisipasi terhadap pasien dengan gejala layaknya hepatitis akut.


"Kalau satgas sepertinya belum. Sambil terus memantau perkembangan," ujarnya.


Tidak hanya itu, meski kasus dugaan hepatitis akut yang terjadi di Indonesia menyerang tiga anak usia sekolah, Hikmah menyarankan agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sementara ini harus tetap digelar.


Ia juga mengimbau masyarakat tidak panik terhadap kasus yang masih misterius penyebabnya ini. Langkah utama yang harus dilakukan masyarakat yakni tetap menjaga kesehatan dan peningkatan imun tubuh, dengan pola hidup bersih dan sehat.


“Salah satunya juga bisa dengan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) diperkuat. Saya rasa sama dengan apa yang disampaikan Ibu Gubernur Jatim,” ujar Hikmah.


Sebelumnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mempublikasikan tentang KLB Hepatitis jenis ini pada 15 April 2022 lalu. Publikasi dimuat setelah Inggris Raya melaporkan adanya peningkatan kasus signifikan pada pasien hepatitis di mana tak ditemukannya virus A-E dalam penelitian laboratorium.


Barulah kemudian pada akhir April, kasus hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya ini menyerang Indonesia. Ada tiga anak yang diduga mengalami gejala yang sama. Namun tidak dapat dipastikan tiga anak tersebut positif hepatitis akut, karena masih dalam kategori pending classification.


Parlemen Terbaru