• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Januari 2023

Pemerintahan

Demi Vaksinasi, Ibu di Bangkalan Rela Tak Berjualan

Demi Vaksinasi, Ibu di Bangkalan Rela Tak Berjualan
Ibu Puji dampingi anaknya MPLS saat mengantri vaksinasi. (Foto: NOJ/surya)
Ibu Puji dampingi anaknya MPLS saat mengantri vaksinasi. (Foto: NOJ/surya)

Bangkalan, NU Online Jatim

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19. Beberapa titik telah dibuka sebagai sentra vaksinasi dengan menggandeng TNI dan Polri. Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengajak masyarakat untuk turut serta melakukan vaksinasi.

 

“Silakan masyarakat mengikuti vaksinasi gratis di di Gedung Rato Ebu, Pos Kesehatan Kodim selatan Alun-alun Kota, di Polres Bangkalan, dan 22 puskesmas di 18 kecamatan. Vaksinasi ini untuk menjaga kekebalan tubuh masyarakat dari Covid-19 sehingga kasusnya di Bangkalan bisa menurun,” kata Ra Latif, Selasa (13/07/2021).

 

Di samping itu, Ra Latif mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti vaksinasi ini.

 

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat tinggi, banyak masyarakat yang antri untuk divaksin,” ujarnya.

 

Salah satu antusiasme masyarakat terhadap vaksin ditunjukkan oleh seorang ibu yang bernama Puji. Ia rela meninggalkan pekerjaannya yaitu berjualan pisang keju demi vaksinasi. Tidak hanya sendiri, Puji juga mengajak anaknya yang bernama Mubarok yang duduk di bangku SMP untuk vaksin demi kebutuhan sekolahnya.

 

“Hari ini saya tidak berjualan karena menemani anak mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) daring sekaligus mengantri vaksin,” terang Puji.

 

Ia mengaku tidak ingin melewatkan kesempatan ini, kendati usahanya sedang menurun akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

 

“Saat PPKM Darurat penghasilan saya menurun 50 persen karena harus tutup pukul 20.00. Namun, saya tidak mau ketinggalan vaksinasi apalagi untuk kebutuhan sekolah anak saya,” pungkasnya.


Pemerintahan Terbaru