Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ansor di Kawasan Sumenep Tutup Ramadlan dengan Santuni Yatim

Ansor di Kawasan Sumenep Tutup Ramadlan dengan Santuni Yatim
Ansor Ranting karduluk, Pragaan, Sumenep menyerahkan santunan kepada yatim. (Foto: NOJ/Firdausi)
Ansor Ranting karduluk, Pragaan, Sumenep menyerahkan santunan kepada yatim. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Di akhir bulan Ramadlan, seluruh umat Islam berlomba berbuat kebaikan. Salah satunya Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Karduluk, Pragaan, Sumenep yang menyantuni yatim di setiap dusun, Sabtu (23/5).

 

Suasana yang diselimuti pandemi Covid-19, kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Banyak kebahagiaan yang hilang dari keluarga terdampak secara ekonomi ketika Ansor Karduluk menyambagi rumahnya dengan mendonasikan bantuan uang tunai.

 

"Suasana yang sangat memprihatinkan inilah yang menggerakkan Ansor Karduluk untuk berperan aktif dalam mengurangi beban mereka secara ekonomi, terutama yatim," kata Dahlan, Dewan Penasihat Ansor Karduluk. 

 

Muzammilul Muttaqin selaku Ketua PR GP Ansor Karduluk menjelaskan sumber pendanaan yang dikumpulkan bersama jajaran pengurus lain. "Kami terkejut dan bangga dengan terkumpul dana yang cukup singkat, karena jumlah nominalnya lebih banyak dari tahun kemarin," ujarnya.

 

Dirinya menjelaskan bahwa dana ini berasal dari beberapa donatur, di antaranya PAC GP Ansor Pragaan, Karduluk, kepala desa beserta perangkat, dan simpatisan yang tidak mengikat.

 

Karenanya, dirinya mengucapkan terimakasih kepada segenap donatur yang ikut serta membantu kegiatan sehingga terlaksana di akhir bulan puasa. Juga berharap yang disisihkan menjadi amal baik.

 

Suasana terasa hangat ketika Ansor Karduluk mendistribusikan bantuan tunai ini dengan mengunjungi rumah yatim satu demi satu.

"Kami ucapkan terima kasih, pemuda NU selalu istikamah berbagi kepada yatim setiap tahun. Semoga gerakan ini menjadi contoh bagi pemuda lain,” pungkas Masrifah selaku orang tua Fikriya Ahmad Auliya.

 

Kontributor: Firdausi
Editor: Syaifullah
 

Iklan promosi NU Online Jatim