Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Di Forum Turba, Gus Reza Ingatkan Panca Gerakan 1 Abad NU

Di Forum Turba, Gus Reza Ingatkan Panca Gerakan 1 Abad NU
KH Reza Ahmad Zahid menyampaikan panca gerakan 1 abad NU di Tulungagung. (Foto: NOJ/Syaifullah).
KH Reza Ahmad Zahid menyampaikan panca gerakan 1 abad NU di Tulungagung. (Foto: NOJ/Syaifullah).

Tulungagung, NU Online Jatim

Turba Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tulungagung berlangsung Sabtu (12/06/2021).

 

Pada Turba putaran kelima ini, KH Reza Ahmad Zahid mengingatkan bahwa Nahdlatul Ulama segera memasuki usia 1 abad.

 

"Menyongsong usia tersebut, banyak hal yang harus diingatkan," kata Gus Reza, sapaan akrabnya.

 

Hal yang paling penting menurut Wakil Ketua PWNU Jatim itu adalah semangat mengonsolidasikan lima atau panca gerakan.

 

"Panca gerakan 1 abad NU disebut pula dengan alharakatul khamsah," ujarnya di hadapan peserta Turba.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah, Lirboyo, Kediri ini menjelaskan lima gerakan dimaksud. "Pertama adalah gerakan pengkaderan dan pendataan anggota," jelasnya.

 

Sedangkan yang kedua, yakni gerakan pendidikan berkualitas. Yaitu menyiapkan sumber daya manusia NU yang unggul.

 

"Hal itu dilakukan dengan mendirikan, menyediakan, mengelola lembaga pendidikan unggul, mulai pendidikan dasar hingga perguruan tinggi," ungkapnya.

 

Lebih rinci, Gus Reza mengemukakan bahwa untuk pendidikan dasar dan menengah hendak melakukan sejumlah terobosan.

 

"Yakni dengan menyiapkan seratus sekolah dasar unggul bertaraf internasional," katanya.

 

Sedangkan untuk kampus dengan menyiapkan jaringan, pendirian, dan pengembangan perguruan tinggi NU. "Dan itu dilakukan di setiap PCNU seluruh Jawa Timur," terangnya.

 

Berikutnya Gus Reza menjelaskan terkait gerakan kemandirian ekonomi. Yaitu dengan segera diwujudkannya keberadaan Baitul Maal wat Tanwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) di seluruh Jawa Timur.

 

"Setidaknya akan segera didirikan seratus BMTNU dengan tetap mensinergikan dengan program ekonomi PWNU Jatim yang sudah dijalankan sebelumnya," jelasnya.

 

Hal lain yang juga tidak kalah mendesak adalah gerakan kesehatan dan kesejahteraan.

 

"Rencana yang terus digelorakan yakni mendirikan seratus rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan warga NU," urainya.

 

Dan yang terakhir atau kelima adalah gerakan literasi dakwah. "Hal ini dengan melaksanakan aktivitas dakwah untuk masyarakat kota atau kelas menengah maupun milenial melalui orkestrasi dakwah dan bauran strategi media mainstream, media sosial, dan event," ungkapnya.

 

Bentuk gerakan literasi dakwah kepada khalayak luas ini berupa layanan konsultasi Islam, melalui Aswaja NU Center maupun lembaga bahtsul masail NU.

 

“Juga dengan menggelar riset atau penulisan sejarah perjuangan umat Islam maupun santri," pungkasnya.

 

Turba dihadiri Wakil Rais PWNU Jatim, KH Ali Maschan Moesa, KH Marzuki Mustamar dan pengurus harian lainnya. Kegiatan Turba selanjutnya akan dilaksanakan di Ponorogo.

Bank Jatim (31/7)