Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Hari Kartini, Kopri dan IPPNU di Pacitan Kompak Bagi Takjil dan Masker

Hari Kartini, Kopri dan IPPNU di Pacitan Kompak Bagi Takjil dan Masker
Kader IPPNU dan Kopri membagikan takjil dan masker kepada pengguna jalan. (Foto: NOJ/ Risalatul Muawanah).
Kader IPPNU dan Kopri membagikan takjil dan masker kepada pengguna jalan. (Foto: NOJ/ Risalatul Muawanah).

Pacitan, NU Online Jatim

Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April. Ada banyak cara kaum perempuan di seluruh Indonesia mengisi momentum ini. Seperti yang dilakukan Pengurus Cabang (PC) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) yang bekerja sama dengan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pacitan untuk berbagi takjil dan masker kepada Masyarakat.

 

Sederhana, meskipun sama-sama belum terlantik, kedua Badan Otonom (Banom) NU tersebut setidaknya mampu membagikan 70 paket takjil dan 100 kain penutup mulut atau masker. Hal tersebut dilaksanakan di perempatan Penceng Kecamatan Pacitan pada Rabu (21/04/2021).

 

Puluhan kader putri NU tersebut menyisir dari sudut-sudut jalan membagikan bingkisan takjil dan masker sembari menyapa pengendara yang melintas.

 

Mandataris Ketua PC Kopri Pacitan Lailatul Istiqomah menyampaikan, kegiatan ini memang untuk menghidupkan gerakan kaum perempuan atau srikandi NU di Pacitan. Selain itu, kegiatan ini juga bagian dari kolaborasi, sosialisasi, dan bentuk silaturahim pemudi NU di Pacitan kepada masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. 

 

“Untuk mengisi kegiatan Ramadlan, ada nilai silaturahim, ada nilai sedekahnya, dan momentumnya pas di hari kartini,” katanya kepada NU Online Jatim.

 

Mela, sapaan akrab Lailatul Istiqomah ini berharap dengan adanya kolaborasi antar Banom dalam kegiatan ini mampu menjadi titik awal sinergi yang baik untuk kegiatan selanjutnya.

 

“Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa saling bersinergi untuk kegiatan kedepan, saling membantu dalam kepengurusan tahun ini,” harapnya.

 

Mandataris Ketua PC IPPNU Pacitan, Prima Sulistyaningsih berpesan kepada pelajar putri di Kabupaten Pacitan, menilik perjuangan RA Kartini terhadap emansipasi wanita. Maka, sebagai pelajar putri tidak boleh menutup diri dari ilmu pengetahuan. Ilmu yang dimiliki pun dalam pengamalan harus disertai iman yang kuat.

 

 

“Untuk pelajar putri di Kabupaten Pacitan sendiri, jangan pernah jadi generasi yang yang tutup mata dan tutup telinga mengenai ilmu, karena dengan menjadi generasi cerdas yang diimbangi dengan ilmu agama, emansipasi akan tetap terealisasi.” tuturnya.

 

Editor: Romza


Editor:
F1 Promosi Iklan