Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ingin Tenang saat Divaksin? Perbanyak Membaca Shalawat

Ingin Tenang saat Divaksin? Perbanyak Membaca Shalawat
Ketua PC Muslimat NU Tulungagung saat divaksin. (Foto: NOJ/Puspita H)
Ketua PC Muslimat NU Tulungagung saat divaksin. (Foto: NOJ/Puspita H)

Tulungagung, NU Online Jatim

Kabupaten Tulungagung memulai vaksinasi tahap pertama pada Kamis (28/01/2021) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Dari 20 pejabat dan tokoh masyarakat yang mengikuti vaksinasi, 7 di antaranya tidak lolos pemeriksaan medis.

 

"Terdapat empat proses vaksinasi. Pertama pendaftaran, dilanjutkan screening kesehatan, lalu penyuntikan dan terakhir evaluasi. Jadi harus lolos screening kesehatan sebelum mengikuti penyuntikan vaksin," kata dr. Kasil Rokhmad, Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

 

Salah satu tokoh masyarakat yang lolos screening kesehatan dan mendapatkan suntikan vaksin yaitu perwakilan dari Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tulungagung, Hj Durahtul Mahnunin. Yang bersangkutan juga sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) Kabupaten Tulungagung.

 

Menurut dr. Kasil, pengurus PC Muslimat NU dipilih untuk mengikuti vaksinasi karena mewakili kaum perempuan, khususnya warga Muslimat NU bahwa vaksin itu halal, aman dan melindungi.

 

Hj Durahtul Mahnunin mengaku tidak ada keluhan setelah menerima suntik vaksin.

 

"Awalnya merasa deg-degan saat antri suntik vaksin. Terus saya perbanyak baca shalawat saat akan disuntik. Pas disuntik, saya terus bershalawat. Agar deg-degannya hilang dan hati merasa tenang. Alhamdulillah, setelah selesai suntik, rasanya plong," cerita Hj Durahtul Mahnunin.

 

Menurutnya, suntik vaksin itu aman karena pemerintah tidak sembarang dalam memberikan vaksin. Semua yang akan divaksin, harus memenuhi persyaratan dan lolos screening kesehatan. Ia juga mengatakan, bahwa setelah menerima vaksin juga akan diawasi oleh tim medis.

 

"Tidak perlu takut. Boleh deg-degan. Tapi harus tetap ikut vaksin jika memenuhi syarat dan lolos screening kesehatan, karena vaksinasi merupakan ikhtiar menjaga kesehatan diri sendiri dan orang sekitar. Sebagai seorang muslim, wajib hukumnya melakukan ikhtiar," kata Hj Durahtul Mahnunin.

 

Selain dari PC Muslimat NU Kabupaten Tulungagung, tokoh masyarakat yang mengikuti suntik vaksin yaitu KH Bagus Ahmadi, Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulungagung.

 

Drs H Maryoto Birowo berharap, vaksinasi yang diikuti sejumlah tokoh masyarakat mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Tulungagung tentang pentingnya vaksinasi.

 

Editor: Syaifullah

Bank Jatim (31/7)