Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Kader PMII di Malang Diajak Asah Gagasan untuk Penguatan Organisasi

Kader PMII di Malang Diajak Asah Gagasan untuk Penguatan Organisasi
H Abd Haris (tengah) saat menyampaikan pemaparan dalam simposium yang diadakan PK PMII Sunan Ampel Malang, Rabu (06/01/2021) malam. (Foto: NOJ/ Moch Miftahur Rizki).
H Abd Haris (tengah) saat menyampaikan pemaparan dalam simposium yang diadakan PK PMII Sunan Ampel Malang, Rabu (06/01/2021) malam. (Foto: NOJ/ Moch Miftahur Rizki).

Malang, NU Online Jatim

Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sunan Ampel Malang menggelar Simposium Gerakan dan Pembukaan Rapat Tahuan Komisariat (RTK) XVVII di Gedung Aswaja Centre Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (06/01/2021) malam. Kegiatan ini mengusung tema 'Aktualisasi Pemikiran dan Penguatan Organisasi'.

 

"Malam ini kita melakukan agenda tahunan PMII yaitu agenda puncak dari organisasi PMII tingkat komisariat yang namanya Rapat Tahunan Komisariat. Sekaligus pada malam hari ini, kita juga mengadakan forum Simposium Gerakan yang mengundang salah satu tokoh atau figur di Kota Malang yaitu Ketua IKAPMII Kota Malang Muhammad Nuruddin (Gus Din), dan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang H Abd Haris," ujar Idrus Zaman, Ketua Komisariat PMII Sunan Ampel Malang.

 

Selain itu, forum kegiatan ini juga dihadiri pengurus PMII dari 7 Rayon yang ada di Komisariat Sunan Ampel. Ketujuh rayon itu adalah Rayon "Kawah" Chondrodimuko, Rayon "Perjuangan" Ibnu Aqil, Rayon "Radikal" Al – Faruq, Rayon "Penakluk" Al – Adawiyah, Rayon Ekonomi "Moch. Hatta", Rayon "Penyelamat" Dja'far Syaifuddin, dan Rayon Pencerahan Galileo.

 

"RTK ini kami adakan Insyaallah selama 5 hari yakni pada tanggal 6 sampai 10 Januari 2021. RTK ini adalah forum evaluasi PMII pada satu periode ini dan pada akhirnya nanti kita akan memilih Ketua Komisariat periode selanjutnya." imbuh Idrus.

 

Ia mengaku sadar bahwa situasi saat ini masih Pandemi Covid-19 yang sangat mencekam. Namun karena keharusan menjalankan program akhirnya tetapp dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Yakni menjaga jagak, memakai masker, dan mencuci tangan,” katanya.

 

Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang H Abd Haris dalam paparannya saat Simposium Gerakan mengungkapkan, perlu penguatan Nilai Dasar Pergerakan (NDP), aktualisasi kelembagaan, dan aktualisasi gerakan.

 

Hal ini juga selaras dengan yang di sampaikan Gus Din bahwa penguatan organisasi harus diimbangi dengan administrasi yang baik. Dalam kesempatan tersebut, Gus Din juga memaparkan akan tipikal pemimpin yang baik yakni kampainer, organizer, dan administrative.

 

 

Idrus berharap, dalam forum RTK seluruh kader PMII Sunan Ampel nantinya bisa menuangkan seluruh ide-ide, gagasan, keresahan dan wawasan yang bisa dirumuskan di dalam organisasi. ”Artinya melalui forum RTK kali ini, saya mengharapkan ada beberapa catatan yang itu bisa menjadi pegangan organisasi selanjutnya,” pungkas Idrus.

 

Penulis: Moch Miftachur Rizki

Editor: Romza

 

PWNU Jatim Harlah