Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Para Alumni Beri Motivasi Kader IPNU-IPPNU Babadan Ponorogo

Para Alumni Beri Motivasi Kader IPNU-IPPNU Babadan Ponorogo
Suasana potong tumpeng saat temu alumni PAC IPNU-IPPNU Babadan, Ponorogo. (Foto : NOJ/ Erwin Suganda).
Suasana potong tumpeng saat temu alumni PAC IPNU-IPPNU Babadan, Ponorogo. (Foto : NOJ/ Erwin Suganda).

Ponorogo, NU Online Jatim

Para alumni Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo berkumpul dalam acara yang bertajuk syukuran pelantikan, Jumat (16/10/ 2020). Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Babadan.

 

Dalam kegiatan ini dilaksanakan diskusi santai kader IPNU-IPPNU bersama alumni serta pemotongan tumpeng. Tentu kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi kader maupun alumni.

 

Purnomo, alumni ketua IPNU Babadan tahun 2005 mengatakan, berjuang dan berhidmat dalam organisasi pelajar IPNU-IPPNU adalah pilihan yang tepat. Karena organisasi pelajar NU adalah tempat menempa diri dalam menghadapi tantangan sosial kemasyarakatan.

 

"Kita harus bisa membaur dengan masyarakat. Termasuk memipin doa tahlil ketika dibutuhkan masyarakat untuk melestarikan tradisi leluhur," kata Purnomo

 

 

Dalam kegiatan tersebut, Dina yang merupakan alumni IPPNU Babadan tahun 2009 menyampaikan, dirinya sangat rindu dengan suasana seperti berkumpul bersama. Seperti yang pernah dijalaninya saat masih aktif berorganisasi. "Dalam berorganisasi di IPNU-IPPNU kita bisa lebih dekat dengan para ulama dan kiai. Apalagi silaturahmi dengan alumni kita pasti dapat pengetahuan baru," ungkap Dina

 

Sementara Anas, alumni IPNU tahun 2000 mengungkapkan, setiap masa periode tantangan dalam berorganisasi pasti berbeda-beda. Akan tetapi tujuan organisasi tetap sama, yaitu untuk membesarkan organisasi dan menjawab tantangan pelajar.

 

"Diskusi-diskusi kecil membahas kemajuan organisasi mungkin salah satu solusi dalam menghadapi tantangan pelajar hari ini. Karena hal besar diawali dari diskusi kecil," pungkasnya.

 

Editor : Romza

PWNU Jatim