Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Pesan Penting Rais Syuriyah NU Pragaan Sumenep ke Politikus Nahdliyin

Pesan Penting Rais Syuriyah NU Pragaan Sumenep ke Politikus Nahdliyin
Rais Syuriyah NU Pragaan Kiai Zarkasyi saat acara silaturrahim politikus PKB. (Foto: NOJ/Firdausi)
Rais Syuriyah NU Pragaan Kiai Zarkasyi saat acara silaturrahim politikus PKB. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

KH Zarkasyi Abdurrahim, Rais NU Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, memberikan pesan penting kepada tujuh politikus dari Dewan Pimpinan Anak Cabang Partai Kebangkitan Bangsa yang bersilaturrahim di rumah tokoh NU setempat, KH A Junaidi Mu’arif, Jumat (10/09/2021) malam.

 

“PKB yang terlahir dari rahim NU harus merapatkan barisan. Sehingga berbagai hal yang akan menggerogoti nilai-nilai ke-NU-an, kebangsaan, dan keagamaan bisa diantisipasi bersama. Ingat jangan sampai faham luar bisa mempengaruhi kader NU,” kata Kiai Zarkasyi.

 

Dia berharap dipertemuan ini bisa menguatkan ukhuwah, lebih-lebih di situasi pandemi Covid-19 yang kurang menguntungkan saat ini.

 

Kiai Zarkasyi menuturkan, silaturrahim harus didasarkan pada 2S. Pertama, kata dia, yakni nilai-nilai shalat yang menjadi kekuatan hubungan pengurus secara vertikal dan horizontal. Dengan begitu akan bisa mengatasi beragam problematika yang terjadi di lapangan

 

“Tanpa kekuatan shalat, kita akan kesulitan. Para leluhur mengajari kita agar menghadirkan shalat yang dinafasi tanha ‘anil fahsya’i wal munkar. Itu yang harus kita lakukan,” ungkapnya.

 

Kedua, lanjut alumni Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan tersebut, yaitu dilandaskan pada shalawat kepada Nabi.

 

“Shallu ‘alan Nabi harus tanamkan dalam benak kita dan kader. Sebab, shalawat akan menyeimbangkan sesuatu, sehingga kita tidak mudah dipanas-panasi oleh berbagai hal yang berpotensi memprovokasi. Mari kita bangun kedua shalat ini,” ujar Kiai Zarkasyi.

 

Editor: Nur Faishal


Editor:
F1 Bank Jatim