Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ratusan Juta Digelontorkan LAZISNU di Banyuwangi Bantu Ustadz dan Santri

Ratusan Juta Digelontorkan LAZISNU di Banyuwangi Bantu Ustadz dan Santri
Ustadz dan santri TPQ luput dari perhatian saat pandemi Corona. (FOto: NOJ/TJT)
Ustadz dan santri TPQ luput dari perhatian saat pandemi Corona. (FOto: NOJ/TJT)

Banyuwangi, NU Online Jatim
Selama ini perhatian kepada para ustadz Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) maupun santri kurang terlihat. Padahal ketika pandemi melanda, mereka sangat terimbas dengan keadaan tersebut.

 

Sebagai bentuk kepedulian, Unit Pengelola Zakat, Infak dan Shadaqah (UPZIS) NU Care Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Karangrejo, Kecamatan dan Kabupaten Banyuwangi.  Kali ini dengan menggandeng Sanggar Ma'e menyalurkan bantuan kepada sejumlah guru dan santri TPQ di kawasan setempat.

 

Kegiatan bulanan tersebut dipusatkan di Masjid al-Ikhlas, Kelurahan Karangrejo, Ahad (26/7). Hadir secara langsung sejumlah pengurus, tokoh, dan guru ngaji di wilayah kerja tersebut.

 

Sekretaris UPZIS-NU Care LAZISNU Ranting Karangrejo, Imam Zurkoni menjelaskan bahwa yang dilakukan merupakan kepedulian dan peningkatan kualitas pengurus LAZISNU di bidang pendidikan keagamaan. Apalagi di situasi pandemi, para ustadz jelas terdampak.

 

"Secara khusus jika menunggu bantuan pemerintah, tidak bisa dipastikan secara jelas. Karenanya kolaborasi dengan Sanggar Ma'e memberikan donasi kepada guru ngaji dan UPZIS NU-Care LAZISNU memberikan bantuan perlengkapan belajar kepada para santri," jelasnya.

 

Pemberian santunan terpantau diselenggarakan dengan mengikuti aturan sesuai protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, meminimalisir kontak fisik, dan menjaga jarak.

 

Iim, sapaan akrabnya menyebutkan besaran dana sosial yang tersalurkan dari April 2019 hingga Juli 2020 mencapai Rp 180 juta. 

 

"Kita fokuskan bantuan itu pada empat pilar. Mulai dari kesehatan, sosial/kebencanaan, pendidikan, dan perekonomian," kata Iim.

 

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Banyuwangi, H Akhmad Musollin memberikan apresiasi secara khusus. Pihaknya mengaku UPZIS-NU Care LAZISNU setempat mampu melaksanakan program sosial secara kreatif dan mandiri.

 

"Gerakan yang harus diberikan apresiasi penuh. Semoga seluruh pengurus NU di semua wilayah diberikan kesehatan agar mampu memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat," kata H Musollin

 

Kegiatan diawali dengan khatmil Qur'an dan grebek pasar. Yakni merupakan gerakan penggalangan dana infak oleh pengurus di pasar rakyat, baik dari kalangan penjual ataupun pembeli.

Iklan promosi NU Online Jatim