• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Tapal Kuda

Gandeng Lintas Agama, Pelajar NU Pasuruan Gelar Takjil on the Road

Gandeng Lintas Agama, Pelajar NU Pasuruan Gelar Takjil on the Road
Pelajar NU Pasuruan membagikan takjil bersama lintas agama. (NOJ/Mokh Faisol)
Pelajar NU Pasuruan membagikan takjil bersama lintas agama. (NOJ/Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul (IPPNU) Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan  bersinergi dengan komunitas pecinta alam dan Himpunan Pemuda Hindu (Tridatu). Kali ini yang dilakukan adalah berbagi takjil di kawasan Pasar  Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kamis (28/04/2022).


Ketua PAC IPNU Tutur Muhammad Sodikin mengatakan, perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang, bahkan hal tersebut merupakan anugerah. Justru dengan perbedaan menjadi kekuatan untuk saling bersinergi dan kolaborasi, termasuk dengan kalangan yang berbeda keyakinan.


"Kita hidup di Indonesia yang berpedoman Bhinneka Tunggal Ika berbeda-beda tetapi tetap satu jua," katanya.


Lebih lanjut Sodikin sapaaan akrabnya mengatakan, tujuan kegiatan adalah mempererat tali persaudaraan antarorganisasi. Juga mewujudkan nilai toleransi antarumat beragama terutama pada bulan suci Ramadhan.


"Ini merupakan pemandangan yang sangat elok dipandang, dimana di era milenial ini nilai toleransi antarumat beragama sangat kurang dan bahkan jarang sekali ditemukan. Karenanya semoga dengan ini kita bisa bersinergi dalam kebaikan dalam menjaga nilai toleransi antarumat beragama," ujarnya.


Dirinya juga mengatakan bahwa dalam berbagi takjil, pemuda pemudi Kecamatan Tutur mempersembahkan penampilan drum band dan bale ganjur. 


"Bale ganjur adalah sebuah musik ensamble yang merupakan perkembangan dari Gamelan Bonang atau Bebonangan. Baik dari segi instrumennya maupun komposisi lagu-lagunya," ujarnya.


Ia menegaskan bahwasanya drum band adalah kesenian musik yang di sukai kalangan muda sedangkan bale ganjur merupakan kesenian budaya agama hindu. Tujuannya supaya masyarakat lebih tau tentang arti toleransi, karena hidup berdampingan dengan perbedaan keyakinan adalah sebuah anugerah.


"Kegiatan ini diharapkan hubungan antaragama khususnya di kalangan pemuda kian terjaga. Tidak lagi menjadikan perbedaan sebagai sarana pemecah belah," harapannya.


Berbagi takjil kali ini juga dikawal oleh Barisan Ansor Serbaguna atau Banser dan kepolisian setempat. Dan para pengguna jalan mendapatkan takjil. Semua merupakan buah karya dari pemuda dan pemudi kawasan ini


Editor:

Tapal Kuda Terbaru