• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Tapal Kuda

Gelar LKD, Komitmen Fatayat NU Kraksaan Cetak Kader Militan

Gelar LKD, Komitmen Fatayat NU Kraksaan Cetak Kader Militan
Kegiatan LKD yang dilaksanakan oleh PC Fatayat NU Kota Kraksaan. (Foto: NOJ/ Siti Nurhaliza)
Kegiatan LKD yang dilaksanakan oleh PC Fatayat NU Kota Kraksaan. (Foto: NOJ/ Siti Nurhaliza)

Probolinggo, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Kraksaan menyelenggarakan kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD). Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat-Sabtu (11-12/03/2022) itu mengusung tema ‘Mencetak Kader Fatayat NU yang Militan, Berkarakter dan Bermartabat’.


Agenda ini dipusatkan di Hotel Paiton 2, Jalan Raya Surabaya-Situbondo, Dusun Pesisir, Desa Bhinor, Kecamatan Paiton, Probolinggo. Kegiatan yang dibuka oleh Ketua PC Fatayat NU  setempat, Fatimah Al Zahra, diikuti kader Fatayat NU se-Kota Kraksaan.


Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan, KH Shihabuddin Sholeh menilai, bahwa LKD Fatayat NU ini sangat penting dan tepat digelar guna memberikan pemahaman tentang Ahlussunnah wal Jamaah dan NU kepada kader.


“Fatayat NU sebagai salah satu banom NU harus paham terkait hal-hal tersebut. Teruslah mengabdi kepada masyarakat demi terciptanya masyarakat yang ramah dengan mengamalkan ajaran-ajaran agama yang benar,” ujarnya.


Sementara Ketua PC Fatayat NU Kota Kraksaan Fatimah Al Zahra menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi segenap pengurus Fatayat NU Kota Kraksaan yang telah menyelenggarakan LKD. Hal ini menurutnya sebagai upaya memberikan pemahaman tentang Aswaja kepada kader perempuan muda NU setempat.

 

“Di mana nantinya mereka diharapkan mampu menjadi kader yang militan dalam menopang perjuangan NU. Seperti tentang, wawasan kemandirian ekonomi agar menjadi kader yang berdaya saing dalam kontribusinya terhadap perjuangan kaum Nahdliyin,” ucapnya.


Disampaikan, bahwa berdirinya Fatayat NU tidak terlepas dari sejarah berdirinya NU sebagai organisasi induk dan sejarah Indonesia sebagai tanah air. Menurutnya, Fatayat NU merupakan wadah dalam membentuk perempuan muda muslimah yang bertakwa, berakhlakul karimah, cakap dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa.


“Karena saat ini banyak perempuan muslimah NU yang tampil di berbagai bidang, baik legislatif, eksekutif, dan Menteri. Mereka juga aktif dalam sejumlah forum, baik nasional atau pun internasional,” terangnya.


Dirinya mengajak kader Fatayat NU Kota Kraksaan untuk bersama-sama menghapus segala bentuk kekerasan, ketidakadilan, dan kemiskinan di tengah masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengembangkan wacana sosial yang konstruktif, demokratif, dan berkeadilan gender.


“Mari wujudkan Kota Kraksaan yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya, serta berlandaskan nilai-nilai religiusitas,” tutur Ning Fatimah.
 


Sebagai informasi, materi yang disampaikan dalam LKD meliputi, Aswaja, Ke-NU-an dan Ke-Fatayat-an, Citra Diri Kader Fatayat NU, Keorganisasian, Kepemimpinan, Pengantar Gender, dan Komunikasi.


Tapal Kuda Terbaru