• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Tapal Kuda

Jelang 1 Abad NU, LTMNU Lumajang Gerak Cepat Labelisasi 1000 Masjid

Jelang 1 Abad NU, LTMNU Lumajang Gerak Cepat Labelisasi 1000 Masjid
Kegiatan PMM LTMNU Lumajang. (Foto: NOJ/Sufyan)
Kegiatan PMM LTMNU Lumajang. (Foto: NOJ/Sufyan)

Lumajang, NU Online Jatim

Berbagai hal dilakukan Nahdliyin dalam menyongsong satu Abad NU. Di antaranya seperti yang dilakukan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Lumajang yang terus bergerak cepat demi tercapainya target labelisasi 1000 masjid NU yang ada di seluruh Kabupaten Lumajang.

 

Ketua PC LTMNU, Kiai Nur Khotib menuturkan, selama tiga tahun lebih ini dirinya bersama tim terus berkeliling ke pelosok-pelosok desa untuk melakukan labelisasi. Sebelum proses labelisasi, LTMNU bisanya memberikan Pelatihan Muharrik Masjid (PMM) yang kemudian mendatanya di Sistem Informasi Masjid NU (Simasnu) yang terkoneksi dengan Google Maps.

 

"Sudah 800 masjid lebih dari 19 kecamatan yang sudah berhasil kita labelisasi dari 1300 masjid NU di Lumajang. Kita diberi tugas oleh panitia satu Abad NU untuk bisa mencapai labelisasi 1000 masjid, maka saya katakan satu abad NU ini kita targetkan harus tuntas semua," ungkap Kiai Khotib saat acara PMM di masjid Darul Falah Sumberejo Sukodono Lumajang, Ahad (07/08/2022).

 

Labelisasi yang dilakukan LTMNU Lumajang ini adalah dengan namborisasi, prasasti dan juga sertifikat. Menurut Kiai Khotib hal itu harus dilakukan untuk penegasan identitas suatu masjid agar tidak disusupi paham-paham intoleran yang banyak menargetkan masjid sebagai pusat kegiatan mereka.

 

"Saya pernah menangani konflik, pengurus di masjid di situ campuran, setiap acara mau ngomong NU tidak bisa, ada acara jika ngomong acara NU tidak dibiayai, setelah kita pasang nambor, mereka menyingkir sendiri. Maka kami bergerak bagaimana masjid ini ada ciri khas NU-nya untuk generasi kita ke depan," tegasnya.

 

Dalam PMM, Ungkap Kiai Khotib, ada banyak materi penting yang bisa diserap oleh para takmir masjid. Seperti bagaimana mengelola masjid dengan manajemen yang baik, manajemen masjid mengenai bilal dan Khotib dan juga pengutan ideologi Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja).

 

"Ada juga tashih Al-Qur'an untuk para imam shalat, ini bukan mengajari tapi menggerakkan kembali semangat belajar Al Qur'an bersama-sama. Namun kekurangan kita adalah masjid-masjid NU yang ada masih belum berbadan hukum NU, karena itu butuh waktu lama 10 sampai 15 untuk itu," tandasnya.


Tapal Kuda Terbaru