• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Tapal Kuda

LPBINU Lumajang Tingkatkan Kapasitas Relawan Bencana sebagai Fasilitator

LPBINU Lumajang Tingkatkan Kapasitas Relawan Bencana sebagai Fasilitator
LPBINU Jatim dan Lumajang saat pendampingan dan peningkatan kapasitas relawan. (Foto: NOJ/Imam Malik Hakim)
LPBINU Jatim dan Lumajang saat pendampingan dan peningkatan kapasitas relawan. (Foto: NOJ/Imam Malik Hakim)

Lumajang, NU Online Jatim

Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jawa Timur dan Pengurus Cabang (PC) LPBINU Lumajang menggelar pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi relawan bencana di Lumajang.


Kegiatan ini dipusatkan di Aula Pertemuan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Jl. Hasannudin No. 4 Tompokersan, Lumajang, Ahad (10/12/2023).


Anggota fasilitator dan juga pengurus PC LPBINU Lumajang, Kustari mengatakan, giat pendampingan ini untuk menambah kapasitas relawan sebagai Fasilitator Penggerak Ketangguhan Desa (FPKD) di Lumajang.


"Saat ini kami melakukan pendampingan pada anggota Fasilitator Desa (FD) dan FPKD agar pemahaman mengenai kebencanaan semakin matang. Karena hasilnya nanti itu sebagai modal memberi pemahaman pada warga daerah rawan bencana di Lumajang," katanya.


Ia melaporkan, terdapat 8 desa yang menjadi proyek pendampingan dan peningkatan kapasitas relawan. Di antaranya Desa Jatigono-Kunir, Desa Pandanwangi-Tempeh, Desa Pronojiwo, Desa Taman Ayu, Desa Tunjungsari, Desa Tempurejo, Desa Bulurejo, dan Desa Kaliurip.


"8 desa itu akan mendapatkan program dari LPBINU Jatim dan kolaborasi pula dengan LPBINU Lumajang yang menaungi 8 desa tersebut," terangnya.


Lebih lanjut, peserta yang hadir dalam acara pendampingan sekitar 40 orang yang masing masing desa bertanggung jawab untuk mengirimkan delegasinya 6-7 orang.


"Alhamdulillah semua delegasi telah hadir, kami sebelumnya telah menyiapkan fasilitator dari orang-orang yang berpengalaman dalam bidang penanggulangan bencana,” jelasnya.


Dengan adanya kegiatan ini, Kustari berharap agar semua FD dan FPKD dari 8 desa bisa memanfaatkan ilmu dari pemateri dengan baik.


"Intinya agar pencegahan dan penanggulangan bencana di Lumajang bisa aman dan terwujudnya Desa Tangguh Bencana (Destana) yang sebenarnya," tandasnya.


Tapal Kuda Terbaru