• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Kediri Raya

Pesantren Al Amien Kediri Latih Mahasiswa Santri Public Speaking

Pesantren Al Amien Kediri Latih Mahasiswa Santri Public Speaking
Pelatihan Public Speaking di Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan Kediri. (Foto: NOJ/ A Muwaffaq)
Pelatihan Public Speaking di Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan Kediri. (Foto: NOJ/ A Muwaffaq)

Kediri, NU Online Jatim
Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan Kediri menggelar pelatihan Public Speaking untuk mahasiswa dan santri. Kegiatan yang diadakan oleh Divisi Pendidikan Putri pesantren setempat ini dipusatkan di Mushala Apung Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan, Kediri, Selasa (09/08/ 2022).


Alfi Zahiroh yang didapuk sebagai narasumber menyampaikan dasar-dasar agar dapat berbicara dengan baik di depan umum. Dengan begitu, menurutnya, setidaknya santri harus menguasai teknik vokal, pembawaan diri, dan etika di hadapan pendengar.


“Santri ketika berbicara di depan umum harus menjaga etika dan menguasai materi yang dibawakan,” ungkap Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Kediri ini.


Ia menekankan, santri hendaknya punya kemampuan lain di luar hal yang berkaitan dengan kepesantrenan dan keagamaan. Salah satu yang dapat dilakukan ialah bergerak dan aktif menunjukkan kemampuan diri guna menepis anggapan bahwa kalangan pesantren kurang update.


“Kita harus tunjukan bahwa santri juga bisa menguasai berbagai bidang keahlian di luar aspek keagamaan,” imbuhnya.


Sementara Nyai Nabila Anwar, mewakili Pengasuh Pondok Pesantren Al Amien menyampaikan, sejatinya pesantren memiliki kegiatan rutin yang muaranya pada pengembangan public speaking. Lantas, adanya kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memperkaya wawasan para santri tentang skill komunikasi di ranah publik.


“Selain itu, sebagai salah satu upaya mempersiapkan santri untuk terjun ke masyarakat kelak. Terutama untuk menyampaikan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang ramah dengan cara-cara yang karimah,” tuturnya.


Dirinya menambahkan, tidak bisa dipungkiri kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu kunci utama di era sekarang. Menurutnya, pendakwah tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, namun juga memiliki kemampuan yang baik dalam menyampaikan dakwah Islam rahmatan lil alamin.


"Hal itu agar bagaimana ia mampu menyampaikan dakwah Islam dengan cara yang ramah,” terangnya.


Di sisi lain, Koordinator Divisi Pendidikan Putri Khilma Mazidatul Ruwaida menyampaikan, acara ini selain untuk mengisi waktu liburan mahasiswa agar lebih bermanfaat, juga untuk meningkatkan bakat dari santri.


“Serta memberikan kesempatan kepada santri untuk mengembangkan kemampuannya di bidang public speaking,” ucapnya.


​​​​​​​Diketahui, kurang lebih 50 mahasiswa santri mengikuti kegiatan tersebut. Saat pelatihan berlangsung, mereka diminta membentuk beberapa kelompok diskusi dan mempresentasikan materi yang telah disepakati masing-masing untuk kemudian dikoreksi.


Kediri Raya Terbaru