• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Keislaman

Empat Pesan Penting dari Empat Puluh Ribu Hadits

Empat Pesan Penting dari Empat Puluh Ribu Hadits
Manuskrip kitab hadits sahih Bukhari (Foto:NOJ/Islami.co)
Manuskrip kitab hadits sahih Bukhari (Foto:NOJ/Islami.co)

Dikisahkan dalam kitab Nasaihul Ibad, Abdullah bin Mubarak bercerita bahwa ada seorang bijak, cerdik cendekia yang mengumpulkan 40.000 hadits pilihan. Kemudian menyeleksinya menjadi 4000 hadits. Dan dari 4000 hadits itu dipilih 400 yang ditakhrij. Selanjutnya dari 400 itu disaring menjadi 40 hadits. Lalu dari 40 hadits itu dipilih lagi menjadi 4 ipesan penting dengan redaksi:


اِحْدَاهُنَّ لَا تَثِقَنَّ بِامْرَأَةٍ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَالثَّانِيَةُ لَا تَغْتَرَّنَّ  بِالْمَالِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَالثَّالِثَةُ لَا تَحْمِلْ مَعِدَتَكَ مَالَا تُطِيْقُهُ وَالرَّابِعَةُ لَا تَجْمَعْ مِنَ الْعِلْمِ مَالَا تَنْفَعُكَ


Artinya: Pertama, jangan mempercayakan semua urusan kepada perempuan. Kedua, jangan tertipu harta benda. Ketiga, jangan terlalu kenyang. Keempat, jangan mengumpulkan ilmu yang tidak memberikan manfaat untukmu.


Penjelasan pertama,  لَا تَثِقَنَّ بِامرَأَة عَلَى كُلِّ حَال  maksudnya jangan terlalu menyerahkan segala urusan seratus persen kepada perempuan. Alangkah baiknya selalu mengontrol, mengawasi dan mengantisipasi apapun yang dilakukan perempuan, sebab umumnya perempuan gampang mendahulukan perasaan, sehingga kurang obyektif dalam memandang sebuah permasalahan.


Memang hal ini tidak bisa digeneralisir begitu saja, sebab dari kalangan laki-laki juga tidak luput dari sifat ceroboh, teledor dan sembrono. Akan tetapi penyebutan perempuan dalam redaksi di atas sebatas kebiasan umum, kenyataannya tetap berlaku untuk semua manusia.


Sedangkan penjelasan kedua, لَا تَغْتَرَنَّ بِاْلمَالِ عَلَى كُلِّ حَال maksudnya jangan tertipu dengan harta yang diumpamakan laksana api; ketika masih kecil sangat indah, tetapi ketika membesar akan menghawatirkan, karena api bisa menghanguskan apapun yang ada disekitarnya. Begitu pula dengan harta yang sanggup membutakan pemiliknya.


Kemudian penjelasan ketiga, لَا تَحْمِلْ مَعِدَّتَكَ مَا لَاتُطِيْقُهُ maksudnya jangan memasukkan sesuatu ke dalam perut secara berlebihan (kenyang). Sebab ditinjau dari ilmu kesehatan, hal ini akan mengakibatkan datangnya berbagai penyakit, sebagaimana disebutkan dalam kitab Faidh al-Qadir bahwa sumber segala penyakit adalah buruknya pencernaan.


Keempat, لَاتَجْمَعْ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَايَنْفَعُكَ maksudnya jangan mengumpulkan ilmu apapun yang tidak bermanfaat. Poin terakhir ini bila dipahami dengan seksama maka berarti jangan sampai seseorang memiliki ilmu yang tidak bermanfaat. Jangan sampai ada ilmu yang tidak diamalkan. Karena ciri ilmu bermanfaat adalah harus diamalkan, meskipun ilmu itu hanya sedikit.


Oleh karena itu empat pesan penting yang diambil dari 40.000 hadits ini menjadi penting untuk diperhatikan, agar kita semua bisa memetakan persoalan yang kemudian bisa diantisipasi dan dicarikan solusinya.


Editor:

Keislaman Terbaru