• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Keislaman

KH Hasyim Asy'ari Ungkap Rahasia Amal yang Paling Dicintai Allah

KH Hasyim Asy'ari Ungkap Rahasia Amal yang Paling Dicintai Allah
Konsisten beribadah merupakan amal ibadah yang dicintai Allah. (Foto:NOJ/Islamaliakbar.com)
Konsisten beribadah merupakan amal ibadah yang dicintai Allah. (Foto:NOJ/Islamaliakbar.com)

Lazim diketahui tatkala memasuki bulan-bulan mulia, masyarakat berbondong-bondong melakukan amal ibadah dengan tujuan agar semakin dicintai Allah dan mengharap rahmat-Nya. Misalnya, bersedekah, shalat sunah, tadarrus, puasa, dan ragam aktifitas baik lainnya. Akan tetapi tidak sedikit pula yang hanya bersifat musiman dan selebrasi belaka. Tidak sungguh-sungguh tulus melaksanakan ibadah tersebut.
 

Lantas bagaimana seharusnya melakukan amal ibadah agar dicintai Allah? KH M Hasyim Asy'ari mengutip hadits berikut:
 

حَدَّثَنَا عَبْدُ العَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ، عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَائِشَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «سَدِّدُوا وَقَارِبُوا، وَاعْلَمُوا أَنْ لَنْ يُدْخِلَ أَحَدَكُمْ عَمَلُهُ الجَنَّةَ، وَأَنَّ ‌أَحَبَّ ‌الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ (البخاري)
 

Artinya: Abd Aziz telah bercerita kepadaku, Sulaiman telah bercerita kepadaku, dari Musa bin Uqbah, dari Abi Salamah bin Abd Rahman dari Aishah bahwa sesungguhnya Rasulullah bersabda: beramal baiklah sesuai sunah dan mendekatlah kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya amal baik (shalih) kalian tidak akan menyebabkan masuk surga dan amal baik yang paling disukai Allah adalah yang dilakukan terus menerus (dibiasakan) meskipun hanya sedikit. (HR. Bukhari) 
 

Maksud hadits ini adalah amalan baik  seharusnya memiliki unsur kelestarian (continuity) dan diniati mendekatkan diri kepada Allah. Karena kedua elemen ini merupakan modal utama terwujudnya kebaikan. Hadits ini juga mengingatkan kepada kaum muslimin agar tidak membanggakan amal ibadahnya, karena sejatinya amal ibadah bukan penyebab masuk surga.
 

Kemudian secara kualitas amal yang paling disukai Allah adalah yang istiqamah dilakukan meskipun sedikit. Misalnya, shalat sunnah rawatib, puasa Senin Kamis, sedekah, qiyam lail yang kemudian menjadi rutinan harian. Hal ini identik dengan maqalah ulama tasawuf istiqamah lebih baik daripada seribu kemuliaan (karamah).
 

KH M Hasyim Asy'ari mencantumkan hadits ini dalam kitab Arbain Hadits mengindikasikan bahwa amal ibadah yang paling dicintai Allah adalah yang konsisten, lestari dikerjakan, meski sedikit jumlahnya.
 

Sebab dari kualitas ibadah itulah tolok ukur kualitas kepribadian seseorang. Dari konsisten itu pula diharapkan si pelaku akan memiliki rasa kedisiplinan dan kepedulian tinggi terhadap ibadah lainnya.


Editor:

Keislaman Terbaru