• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Madura

Wabup Sumenep Harap Pelajar NU Tingkatkan Kualitas Diri

Wabup Sumenep Harap Pelajar NU Tingkatkan Kualitas Diri
Wakil Bupati Sumenep, Ny Hj Dewi Khalifah. (Foto: NOJ/ Firdausi)
Wakil Bupati Sumenep, Ny Hj Dewi Khalifah. (Foto: NOJ/ Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Wakil Bupati Sumenep, Ny Hj Dewi Khalifah mengatakan, bahwa Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) merupakan generasi penerus NU di masa mendatang. Oleh karenanya, kader IPNU diharap terus dapat meningkatkan kualitas diri masing-masing.


“Persiapkan diri kalian dengan kualitas yang terbaik,” ujarnya saat sambutan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XXII Pimpinan Cabang (PC) IPNU Sumenep. Kegiatan yang mengusung tema ‘IPNU Juara: Laboratorium Pelajar Nusantara’ ini dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Islam, Karangcempaka, Bluto, Sumenep, Ahad (13/03/2022).


Dirinya berharap, nantinya pelajar NU dapat masuk ke ranah birokrasi. Hal tersebut agar menjadi pembeda dengan menjadi arah baru gerakan. Selain itu, agar dapat membawa perubahan dalam dunia birokrasi agar semakin selaras dengan nilai-nilai kepesantrenan.


“Kader IPNU diharap tidak hanya menempuh pendidikan di bidang agama saja, tetapi juga bisa menempuh jalur Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), kedokteran, TNI, atau pun Polri,” harap Nyai Eva, sapaan akrabnya.


Nyai Eva menyampaikan, bahwa banyak peluang beasiswa yang bisa diakses oleh pelajar NU. Menurutnya, semestinya kader didorong untuk menempati posisi strategis dengan kemampaun yang mumpuni atau sesuai dengan bidangnya. Sehingga kader tersebut bisa memberi manfaat luas.


“Jangan hanya terpaku pada satu disiplin saja. Ingat, kalian harus punya cita-cita tinggi yang juga diimbangi dengan kapasitas keilmuan yang mumpuni dan dibutuhkan masyarakat,” sergahnya.


Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Sumenep itu pun memuji atas prestasi yang diraih oleh pelajar NU Sumenep di bidang inovasi labeling produk beras. Untuk itu, dirinya mengaku akan menyambungkan dengan 24 ribu UKM.


“Kami akan coba kolaborasikan, sehingga keberadaan IPNU Sumenep benar-benar dibutuhkan UKM. Minimal 50 persen IPNU yang mengerjakan semua,” ungkapnya.


Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu berpesan, agar dibuat tim kreatif khusus labeling produk tersebut. Hal ini agar IPNU punya kompetensi dalam melakukan pendampingan pada pelaku UKM.


“Saat ini label halal berubah menjadi warna ungu. Dengan demikian, seluruh produk makanan, minuman yang sudah bersertifikasi halal, harus merubah label tersebut. Jika dikerjakan oleh IPNU, maka dakwah pelajar NU masuk pada ranah ekonomi,” tuturnya.


Dirinya berharap, agar masa khidmat organisasi IPNU diperpanjang minimal tiga tahun. Hal tersebut perlu dilakukan guna memaksimalkan kinerja organisasi. Pasalnya, penyempurnaan struktur organisasi membutuhkan setengah tahun dan tidak mungkin dalam satu tahun tersisa bisa menyelesaikan program yang dicanangkan.


“Kepada Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jatim, barangkali usulan ini dapat dibawa dan diusulkan saat Kongres nanti,” ungkapnya.


Ia juga mengingatkan, bahwa generasi milenial dituntut untuk mengarungi perkembangan zaman. Menurutnya, kader IPNU harus bisa menempatkan diri di banyak bidang, sehingga bisa memberi manfaat dan berdaya saing.
 


Di akhirnya sambutannya, atas nama Pemerintah Daerah (Pemkab) Sumenep, dirinya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Konfercab XXII. “Mudah-mudahan menghasilkan pemimpin yang amanah dan memberi inovasi ke depan,” pungkasnya.


Madura Terbaru