• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 9 Desember 2022

Malang Raya

LWPNU Malang Bekali Nahdliyin Literasi Perwakafan

LWPNU Malang Bekali Nahdliyin Literasi Perwakafan
PC LWPNU Kabupaten Malang menggelar Bimtek Perwakafan. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)
PC LWPNU Kabupaten Malang menggelar Bimtek Perwakafan. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Kabupaten Malang membekali Nahdliyin dengan Bimtek Perwakafan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula IAI Sunan Kalijogo, Jabung, Kabupaten Malang, Ahad (03/07/2022).


Kegiatan yang bertajuk 'Bergerak Bersama Menjaga Aset-Aset NU' ini merupakan buah kerja sama dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, dan LWPNU Kecamatan Jabung.


"Saya bersama tim LWPNU Kabupaten Malang mengajak bagaimana kita meningkatkan pemahaman literasi perwakafan, administrasi, serta sertifikasi wakaf. Karena sejatinya, wakaf tidak bisa berjalan sepotong-sepotong," kata Ketua PC LWPNU Kabupaten Malang, HM Tri Waluyo.


Ia memaparkan, bahwa pelaksanaan Bimtek Perwakafan ini merupakan agenda kepengurusan pertama usai dikukuhkan beberapa waktu yang lalu. Dengan bimtek ini, diharapkan bisa menjadi virus kebaikan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Malang untuk memahami perwakafan.


Ia menjelaskan, nantinya kegiatan yang sama akan dilakukan di tujuh Eks Kawedanan Kabupaten Malang, seperti halnya Eks Kawedanan Turen, Pagak, Bululawang, Tumpang, Pujon, Kepanjen, dan Singosari.


"Karena perwakafan di Kabupaten Malang ini kami harapkan outputnya meningkat. Maka kami bentuk koordinasi di tingkat Eks Kawedanan untuk memudahkan informasi dan komunikasi," jelasnya.


Dirinya juga berharap, dengan kegiatan tersebut nantinya persoalan wakaf bisa terselesaikan dengan baik, sehingga tidak ada sengketa. "Nantinya kami harap semua masjid dan mushala di Kabupaten Malang yang diwakafkan harus bersertifikat," harapnya.


Sementara Ketua LWPNU Jabung, Moh Latif merasa bersyukur lantaran PC LWPNU Kabupaten Malang sudah memberikan arahan kepada masyarakat Jabung dalam hal perwakafan.


"Alhamdulillah, akhirnya hari ini bisa melakukan bimtek, karena beberapa bulan ini kita kekurangan akan sumber daya manusia yang mengurusi wakaf di Kecamatan Jabung. Sehingga kami berharap nantinya dari bimtek ini akan muncul SDM baru dalam mengurus wakaf," tuturnya.


Menurut Latif, berdasarkan data yang diperoleh aset NU di Kecamatan Jabung yang sudah bersertifikat wakaf masih di bawah 50 persen.


"Kalau masjid jumlahnya 73, yang sudah bersertifikat wakaf sekitar 40 persen. Sedangkan jumlah mushala yang ada yakni 315, namun yang bersertifikat wakaf masih sekitar 45 persen. Kami juga akan melakukan pendataan terkait aset madrasah, pondok pesantren, madrasah diniyah, bahkan makam yang nantinya akan kami proses sertifikat wakafnya," katanya.


Di sisi lain, Wakil Rektor 3 IAI Sunan Kalijogo, Muhammad Sahli menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen akan membantu LWPNU Jabung dalam hal penyelesaian wakaf. Karena beberapa kali komunikasi menunjukkan adanya keinginan kuat agar permasalahan wakaf di Jabung bisa terselesaikan dengan baik.


"Oleh karenanya, kami berupaya memfasilitasi, agar persoalan wakaf bisa segera terselesaikan," ucap Muhammad Sahli.


Malang Raya Terbaru