• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Matraman

Peringati Maulidiyah, Pesantren di Pacitan Luncurkan Usaha Batik 

Peringati Maulidiyah, Pesantren di Pacitan Luncurkan Usaha Batik 
Peluncuran usaha batik pada Dies Natalis ke-33 Pesantren Al-Fattah Tahunan. (NOJ/ Muhdhori Ahmad)
Peluncuran usaha batik pada Dies Natalis ke-33 Pesantren Al-Fattah Tahunan. (NOJ/ Muhdhori Ahmad)

Pacitan, NU Online Jatim
Perguruan Islam Pondok Pesantren Al-Fattah Tahunan Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan menggelar doa bersama. Hal tersebut sebagai rangkaian dari peringatan dies maulidiyah ke-33 sekaligus peluncuran Baitul Maal wa Tamwil (BMT) dan usaha batik yang dipusatkan di halaman masjid pesantren setempat, Sabtu (19/03/2022).


Pimpinan Pesantren Al-Fattah, Ny Siti Masruroh mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama para santri, alumni, dan masyarakat sekitar digelar setiap tahun. Di usia yang ke-33, dirinya menyadari bahwa eksistensi pondok tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. 


"33 tahun usia yang  hampir sama dengan saya. Eksistensi Pondok Al-Fattah Tahunan hingga saat ini tidak lepas dukungan pemerintah serta sejumlah sekolah di sekitar pesantren ini," katanya. 


Dijelaskan, dalam dies maulidiyah kali ini, pesantren juga meluncurkan badan usaha yang memproduksi batik dengan motif dan simbol-simbol khas pesantren tersebut. Dia berharap, ke depannya tamu yang hadir bersedia membantu perkembangan pondok supaya tumbuh lebih pesat. 


"Masih teringat jelas pesan bapak saya (Kiai Ahmad Sodiq). Tunggak jarak mrajak, tunggak jati semi dalam artian walaupun yang menjadi pohon itu sudah tidak ada, tunas-tunas baru tumbuh kembali. Itulah yang sampai hari ini memberi kekuatan kepada saya dan para teman pengurus. Ke depan, saya mohon dukungan, saran dan apapun yang bisa membantu perkembangan pondok ini," ungkapnya.


Camat Tegalombo, Nur Subhan menyadari bahwa lokasi pesantren sangat setrategis karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Ponorogo. Hal tersebut merupakan peluang untuk perkembangan ekonomi. 


"Maka nanti badan usaha milik pesantren yang dilaunching hari ini jangan hanya mengeluarkan satu produk. Sebaiknya dikembangkan, agar  turut serta membangun kemadirian ekonomi masyarakat yang sejahtera," ucapnya. 


Sementara itu, Kepala Desa Tahunan Tegalombo, Maryadi menyampaikan bahwa dalam hal sosialisasi kepada masyarakat, peran alumni dan masyarakat sangat diperlukan. Sebagai salah satu alumnus pesantren tersebut, dirinya mengaku bahwa perkembangan pondok sudah cukup baik. 


"Saya merupakan alumnus tahun 1997. Perkembangan pondok ini sangat pesat karena dulu zamam saya tembok-tembok megah ini masih berupa anyaman bambu yang sangat sederhana. Maka ke depan, sinergi alumni, masyarakat dan pemerintah semoga dapat mengawal perkembangan pondok ini," harapnya. 


Turut hadir dalam acara acara ini Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan mewakili bupati, Camat Tegalombo  dan Kepala Desa Tahunan.

 

Penulis: Muhdhori Ahmad


Editor:

Matraman Terbaru