• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Nusiana

Anak 11 Kok Dikira sedang Ada Rapat

Anak 11 Kok Dikira sedang Ada Rapat
KH Yahya Cholil Staquf, Ketum PBNU. (Foto: NOJ/M Dateng)
KH Yahya Cholil Staquf, Ketum PBNU. (Foto: NOJ/M Dateng)

KH Yahya Cholil Staquf yang sekarang diamanahi sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kaya ide yang demikian serius. Namun yang juga melekat dari Gus Yahya adalah pribadi yang memiliki seabrek humor atau guyonan.
 

Termasuk cerita Gus Yahya berikut ini yang kemudian diunggah ulang oleh Muhammad Dateng lewat Facebook, Selasa (02/02/2022). Berikut kisah lengkapnya.
 

Seorang sepupu perempuan menikah dengan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rembang, Jawa Tengah. Sepupuku itu telah masyhur sebagai perempuan yang teramat subur. Beberapa tahun yang lalu aku dapati ia datang sendirian ke rumah sakit dengan tertatih-tatih ketika hendak melahirkan anaknya yang ke sebelas (!) dalam usia 45 tahun (!!!).
 

Suatu sore aku berkunjung ke rumahnya yang di depannya terpasang papan nama “Pengurus MWCNU Kecamatan Kota Rembang”. Dikerubuti keponakan-keponakanku, aku pun memanggil tukang bakso dan memesan delapan mangkok untuk delapan keponakan (dari 11) yang sudah bisa makan bakso.
 

Gerobak bakso berhenti di depan rumah dan si tukang bakso meracik dagangannya. Beberapa jurus kemudian, setelah kuperkirakan racikan bakso selesai, aku suruh keponakan-keponakanku keluar untuk mengambil sendiri mangkok jatah masing-masing.
 

Saat aku membayar, si tukang bakso bertanya dengan mimik keheranan,
 

“Itu tadi anaknya semua ya, Pak?”
 

“Iya. Memang kenapa?”
 

“Ooo…” tukang bakso manyun, “waktu Bapak pesan tadi, saya kira ada rapat…”


Nusiana Terbaru