• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Nusiana

Cerita Bupati Lumajang Pernah Kalah Main Bola Lawan Gus Kautsar

Cerita Bupati Lumajang Pernah Kalah Main Bola Lawan Gus Kautsar
Cak Thoriq saat bersama Gus Kautsar diacara Pelantikan IMAP Korda Lumajang. (Foto: NOJ/FB Media Center An-Nahdloh PCNU Lumajang)
Cak Thoriq saat bersama Gus Kautsar diacara Pelantikan IMAP Korda Lumajang. (Foto: NOJ/FB Media Center An-Nahdloh PCNU Lumajang)

Lumajang, NU Online Jatim

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq atau yang akrab disapa Cak Thoriq punya cerita unik. Bupati yang pernah nyantri di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang ini ternyata pernah bermain bola melawan tim yang diperkuat KH Abdurrahman Kautsar atau Gus Kautsar.

 

Hal itu diceritakan Cak Thoriq saat hadir di pelantikan Ikatan Mutakhorijin Al-Falah Ploso (IMAP) Lumajang bersama sejumlah Masayikh Ploso diantaranya Gus Kautsar, KH Zidni Ilman Nafi'a (Gus Zidni), KH Fahim Royani (Gus Fahim) di Pondok Pesantren As-Salaf Bondoyudo Sukodono Lumajang, Kamis (16/06/2022) kemarin.

 

Dalam pertandingan yang diceritakan tersebut, Cak Thoriq mengaku timnya tak mampu menghentikan perlawanan tim Gus Kautsar yang lebih jago karena begitu hebatnya memainkan si kulit bundar selain kehebatannya dalam ngaji kitab.

 

"Dulu pernah main bola bersama di Pasuruan, tendangan Gus Kautsar sangat jauh dan keras. Akhirnya singkat cerita saya kalah," singkat Cak Thoriq yang disambut tawa Gus Kautsar yang ada di sampingnya dan para hadirin.

 

Cak Thoriq mengatakan jika hobi main bolanya hingga kini masih terus digeluti. Bahkan dalam uji coba stadion Semeru Lumajang yang usai direnovasi, Cak Thoriq turut serta bertanding bersama tim Mahameru FC melawan PSSI Legend.

 

"Kalau saya main bola ada yg mengatakan katanya mencari suara, padahal main bola ya karena hobi saya dan olahraga biar sehat," kata Cak Thoriq.

 

Cak Thoriq tidak bisa membayangkan jika hobi bermain bola Gus Kautsar hingga kini terus digeluti, mungkin Gus Kautsar juga akan diejek dengan ejekan yang berbeda dengan yang diterima Cak Thoriq.

 

"Kalau Gus Kaustar main bola mungkin orang mengakatan, katanya gus tapi bal-balan (bermain bola)," gurau Cak Thoriq yang lagi-lagi diiringi gelak tawa Gus Kautsar dan hadirin.

 

Di akhir penyampaiannya, Cak Thoriq berterima kasih kepada Gus Kautsar yang tak henti-hentinya dalam setiap kesempatan selalu menasehati terutama kepada Cak Thoriq yang notabene seorang santri yang menjadi pemimpin.

 

"Terima kasih gus saran dan nasehatnya, rasanya kadang ada yang semriwing terus kadang ada yang adem. Kalau Gus Kautsar yang menasehati memang begitu," tandas Cak Thoriq.


Nusiana Terbaru