• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 20 April 2024

Parlemen

Anas Karno Dukung Berdirinya Koperasi Kampung Demi Hindari Rentenir

Anas Karno Dukung Berdirinya Koperasi Kampung Demi Hindari Rentenir
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno saat reses di kampung Nginden Jangkungan, Sukolilo, Kota Surabaya. (Foto: NOJ/ ISt)
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno saat reses di kampung Nginden Jangkungan, Sukolilo, Kota Surabaya. (Foto: NOJ/ ISt)

Surabaya, NU Online Jatim

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno melaksanakan reses dan penjaringan aspirasi di Nginden Jangkungan, Sukolilo, Kota Surabaya, Jumat (13/10/2023) malam. Kegiatan ini diikuti ibu-ibu kelompok pengajian di daerah setempat.

 

Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh warga dengan menyampaikan sejumlah aspirasinya. Mereka menyampaikan aspirasi tentang pembenahan infrastruktur kampung hingga keberadaan rentenir yang meresahkan.

 

Nailil Munah, warga RT 04/RW 07 Nginden Jangkungan mengaku, tidak sedikit masyarakat yang terjerat utang rentenir bank-bank kecil. Sementara bunganya cukup tinggi sehingga meresahkan warga.

 

"Namun karena dana tersebut sangat perlu, maka tetap ambil pinjaman. Kami sebenarnya tidak berharap seperti itu," ujarnya.

 

Lebih lanjut, Nailil mengatakan, warga mengambil pinjaman untuk menutupi kebutuhan ekonomi sehari-hari dan dijadikan modal usaha. Sebab itu, ia menyebutkan pihaknya membutuhkan keberadaan koperasi.

 

"Kita butuh koperasi. Dulu sebenarnya mau didirikan koperasi oleh Ibu Gubernur, tapi entah sampai sekarang belum ada," ungkapnya.

 

Menurutnya, dengan adanya koperasi tersebut nantinya bisa menjadi wadah simpan pinjam warga dengan bunga yang relatif rendah. Hal tersebut nantinya dapat pula dijadikan wadah bagi warga atau pelaku UMKM.

 

"Entah itu soal pinjaman modal, pelatihan, pemasaran atau bentuk-bentuk lain untuk pengembangan usaha," jelasnya.

 

Sementara Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno mengatakan, banyak warga RW 07 yang mempunyai keterampilan. Di antaranya keterampilan membuat kue, minuman sinom, bubur ayam, menjahit, dan beberapa bentuk keterampilan lainnya.

 

"Tapi (keterampilan ini) belum terwadahi, sehingga mereka ini berjalan sendiri-sendiri, tidak terarah. Padahal kalau diarahkan dan mendapat pembinaan intensif, bisa membantu kebutuhan ekonomi keluarga," katanya.

 

Sebab itu, legislator Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya tersebut mendukung berdirinya koperasi. Hal demikian sebagai wadah aktivitas ekonomi warga kampung.

 

"Kita akan komunikasikan dengan Dinas Koperasi UMKM Kota Surabaya, agar aspirasi warga ini segera direalisasikan," tegasnya.

 

Anas Karno menjelaskan, dengan adanya koperasi warga kian leluasa mengakses bantuan pemodalan usaha. "Dengan adanya koperasi ini, nanti kita bisa koneksikan dengan program bantuan usaha dari BPR SAU yang bunganya sangat rendah," pungkasnya.


Parlemen Terbaru